Situs Sosial Media Kini banyak Dimanfaatkan menjadi Media Penipuan

By on August 20, 2013
29.Situs-Sosial-Media-Kini-banyak-Dimanfaatkan-menjadi-Media-Penipuan_2

Siapa yang tak kenal situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan lainnya, kehadirannya memang masih belum begitu lama. Akan tetapi kehadirannya mampu memberikan perubahan yang sangat besar bagi kehidupan manusia. Situs sosial media telah mengubah cara manusia berinteraksi bahkan telah menjadi salah satu media baru untuk selalu dikunjungi. Namun seiring dengan bertumbuhnya kekuatan sosial media, maka ancaman yang membonceng situs sosial mediapun semakin banyak dan beragam.

Penipuan yang dilakukan dengan memanfaatkan situs jejaring sosial juga semakin banyak. Bahkan para cracker kini banyak yang memanfaatkan situs sosial media populer untuk menjual pengesahan diri seperti like dan follower di berbagai layanan sosial media yang kini ada. Tampaknya kasus fan palsu ini memang tampak sederhana. Akan tetapi bahaya fan palsu dalam dunia cyber fraud bisa menjadi 5 kali lebih buruk dibandingkan dengan pencurian nomor kartu kredit.

Cara Baru Cracker dalam Melakukan Penipuan di Dunia Maya

Cyber world memang sangat rentan akan penipuan. Bahkan kasus penipuan yang merupakan kejahatan dunia maya sudah tidak terhitung lagi. Like ataupuan follower palsu ini tampaknya juga sudah menjadi suatu fenomena yang semakin lazim ditemui. Meski nilai penipuan yang ada pada like ataupun follower palsu ini tidak terlalu tampak, dampaknya bisa menjadi sangat serius bagi para pelanggan yang sedang mencari jasa ataupun barang belanjaan.

Menurut salah satu perusahaan analis dunia cyber yakni RSA, jika dulu para cracker berusaha untuk mencuri data di kartu kredit atau yang biasa dikenal dengan istilah Zeus, kini mereka mengembangkan kemampuannya itu untuk membuat semacam like ataupun follower palsu yang nantinya dijual baik kepada perusahaan ataupun kepada perorangan. Sangat mudah untuk menemukan penawaran like dan follower palsu ini. Di forum hacker, layanan semacam ini bertebaran dengan patokan harga antara $15 untuk 1000 follower, $30 untuk like instagram dan $6 untuk 1000 nomor kartu kredit. Mengingat harga yang dipatok cukup rendah, hal ini tentu akan sangat mengkhawatirkan dan dapat menjadi pemicu bagi penipuan skala besar.

Akun Media Sosial Palsu kini lebih Bernilai dari Nomor Kartu Kredit

29.Situs-Sosial-Media-Kini-banyak-Dimanfaatkan-menjadi-Media-Penipuan_1

Follower dan like palsu ini tentunya berimbas pada jumlah akun media sosial palsu yang semakin besar. Bahkan kini ada begitu banyak akun media sosial dengan aktifitas palsu yang tersebar di situs-situs jejaring sosial populer. Menariknya lagi kini keberadaan akun media sosial dengan aktifitas palsu ini dinilai lebih bernilai oleh para pakar online marketing. Karena itulah trik memanfaatkan akun media sosial palsu ini banyak dimanfaatkan oleh perusahaan dalam meraih popularitas.

Setelah mengetahui hal tersebut, para pengguna layanan internet tentu harus lebih berhati-hati dalam menerima suatu informasi. Bahkan jangan pernah mudah percaya dengan apa yang ada di situs media sosial. Meski layanan sosial media semakin ditingkatkan baik tingkat efisiensi ataupun keamanannya, banyak pihak yang dapat memanipulasi, menemukan celah dan memanfaatkannya untuk keuntungan pribadinya.

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *