Situs Religi Lebih Rentan Digunakan Sebagai Media Menularkan Virus Atau Malware

By on July 12, 2013
Situs-Religi-Lebih-Rentan-Digunakan-Sebagai-Media-Menularkan-Virus-Atau-Malware-1

Virus komputer menjadi salah satu kejahatan dunia maya dan hal yang paling ditakuti oleh para pengguna komputer, penggunaan internet menjadi salah satu penyebab mudahnya virus menyebar. Internet menjadi media yang sangat mudah bagi berbagai macam virus untuk menyebar dan menular ke pengguna komputer yang mengakses internet. Ada berbagai malware, worm, virus trojan hingga scareware yang dapat berpindah dari sebuah situs online ke komputer seseorang yang pernah mengakses situs tersebut.

Salah satu perusahaan antivirus terkemuka Symantec yang merupakan produsen dari perangkat lunak Norton Anti Virus menyatakan bahwa situs ideologi dan religi menjadi target kejahatan cyber dibandingkan situs porno. Situs religi dan ideologi menjadi sasaran untuk menularkan malware ataupun perangkat lunak lain yang berfungsi sebagai alat untuk mencuri informasi ataupun merusak sebuah perangkat komputer yang mengaksesnya. Kejadian ini seperti yang terkadi pada situs porno beberapa tahun yang lalu, dimana para hacker menjadikan pengakses situs porno sebagai target pencurian data serta perusakan perangkat lunak ataupun perangkat keras komputer.

Beberapa Fakta Mengapa Situs Religi Menjadi Sasaran Hacker

Saat ini, situs religi ataupun ideologi menjadi sasaran para hacker sebagai media untuk mengirimkan malware sebagai alat mencuri data dan informasi, mengirimkan spam serta merusak perangkat keras dengan menyerang botnet. Blog religi dan situs gereja lokal menjadi sasaran para hacker sama seperti mereka menggunakan situs porno sebagai media menyerang pengakses internet.

Salah satu alasan paling sederhana mengapa para hacker beralih menggunakan situs religi dan ideologi dari situs porno adalah pengguna internet yang menjalankan situs dewasa atau situs porno telah mahir atau cukup ahli dalam memperhitungkan dan mengoperasikan keamanan website, mereka telah cukup berpengalaman mengatasi serangan hacker yang menjadikan situs mereka sebagai media menularkan virus.

Di sisi lain, para pembuat situs ideologi, gereja dan juga situs religi seringkali belum berpengalaman dan mengabaikan faktor keamanan website atau blog mereka.Hal tersebut membuat kemanan data dan informasi dari sebuah website religi ataupun ideologi menjadi rentan terhadap serangan malware ataupun virus. Oleh karena itu para peretas atau hacker menjadi lebih mudah menginfeksi situ religi atau website gereja dengan berbagai macam virus ataupun malware.

Serangan Virus Pada Situs Gereja

Situs-Religi-Lebih-Rentan-Digunakan-Sebagai-Media-Menularkan-Virus-Atau-Malware-2

Salah sati orang yang menaruh perhatian dan melakukan riset mengenai serangan para hacker pada situs gereja adalah Stephen Morrissey, ia adalah seorang desainer e-commerce yang berasal dari Pittsburgh, Amerika Serikat dan telah bekerja secara sukarela membuat situs untuk beberapa gereja. Kurang lebih tiga bulan setelah situs diluncurkan, ia berusaha mengunjungi situs – situs yang pernah dibuatnya dan ternyata telah terjadi pemblokiran dari pihak Google karena dianggap sebagai situs terlarang karena telah terinfeksi oleh virus ataupun malware. Pemblokiran dilakukan guna menghindarkan umat gereja atau pengunjung situs dari terinfeksi oleh virus atau malware yang terpasang.

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *