Sekilas Mengenai Gorilla Glass

By on August 3, 2013
93.a.Sekilas Mengenai Gorrilla Glass

Pemerhati dan pengguna gadget terutama telepon genggam pintar dengan layar sentuh dipastikan tidak akan merasa asing ketika mendengar Gorilla Glass, nama tersebut merupakan nama dari produk kaca yang seringkali digunakan untuk keperluan layar komputer tablet, telepon genggam pintar serta pemutar musik digital yang dibuat oleh perusahaan dari Amerika Serikat bernama Corning. Kaca ini didesain dan dibuat dengan metode pertukaran ion agar memiliki kekuatan melebihi kaca biasa dengan menggunakan bahan alkali alumino silikat. Kaca ini dibuat menjadi lembaran yang tipis, ringan serta tahan terhadap berbagai kerusakan seperti goresan ataupun tekanan yang dapat membuat kaca biasa pecah.

Sejarah Ditemukannya Gorilla Glass

Perusahaan Corning Inc membuat Gorilla Glass dengan memilih material khusus agar mendapatkan ketahanan terhadap goresan serta memiliki kekerasan dan kelenturan, Gorilla Glass memiliki nilai antara 622 hingga 701 dalam tes kekerasan Vickers yang membuat kaca yang sangat tipis ini menjadi kaca yang tidak mudah pecah. Salah satu berita baik dari riset dan produksi Gorilla Glass oleh perusahaan Corning adalah kaca ini dapat didaur ulang. Gorilla Glass generasi pertama telah digunakan pada kurang lebih 20 persen telepon genggam hingga tahun 2010 atau sekitar 200 juta unit, sedangkan Gorilla Glass 2 diperkenalkan pada tahun 2012 dan juga menjadi pilihan sebagian besar produsen terkemuka telepon genggam pintar serta gadget lain.

Proses Pembuatan Gorilla Glass

93.b.Sekilas Mengenai Gorrilla Glass

Corning memulai riset pembuatan Gorilla Glass dengan menggunakan silikon karbonat atau SiO2 yang dicampur dengan bahan –  bahan kimia lain sebelum dilebur dalam suhu tinggi untuk menghasilkan kaca aluminosilikat, kaca ini mengandung aluminium, silikon dan oksigen serta sodium ion yang akan menjadi bagian penting dari proses produksi Gorilla Glass. Proses produksi dilakukan dengan robot dimana tangan – tangan mekanik secara otomatis mengambil leburan kaca yang mengalir dari tungku yang berbentuk cekungan dan membentuk lembaran kaca dengan ketebalan setengah milimeter. Untuk mendapatkan kekuatan dan menjadikan kaca menjadi tahan goresan serta tekanan, maka dilakukan proses pertukaran ion.

Ion sodium pada lembaran kaca aliminosilikat yang dihasilkan pada proses pertama akan berperan penting pada proses selanjutnya dimana kaca tersebut diproses menggunakan ion potassium. Proses ini menimbulkan tekanan ketika ion sodium pada lembaran kaca digantikan oleh ion potassium yang menghasilkan lapisan pelindung yang membuat kaca ini lebih kuat dan lebih lentur dibandingkan kaca biasa. Beberapa produk seperti televisi Sony Bravia, Samsung Galaxy Tab serta Dell Streak menggunakan Gorilla Glass buatan Corning sebagai pilihan untuk membuat layar perangkat tersebut tahan goresan serta memiliki fleksibilitas tinggi. Ketahanan terhadap goresan, kekuatan terhadap tekanan serta kelenturan dari Gorilla Glass masih ditambah dengan kemudahan produk ini didaur ulang membuat makin banyak produsen perangkat elektronik menggunakan kaca jenis ini sebagai pilihan layar display.

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *