NSA Mata-matai Komputer Lewat Hardisk

By on February 23, 2015
hardisk

Di tengah-tengah gencarnya pemberitaan tentang program mata-mata yang disusupkan dalam perangkat komputer atau laptop, sekarang muncul kabar yang menyatakan jika dinas Intelejen Amerika, NSA secara diam-diam sudah menginfeksi harddisk buatan pabrikan ternama seperi Seagate, Toshiba dan Western Digital, dengan program mata-mata atau yang dikenal dengan nama spyware.

Parahnya lagi, ternyata kegiatan memata-matai ini sudah terjadi sejak bertahun-tahun. Hal ini disampaikan langsung oleh lembaga keamanan Kaspersky yang bermarkas di Rusia. Dalam keterangannya, Lembaga tersebut menyatakan jika beberapa jenis spyware sudah dimasukkan ke dalam firmware harddisk. Hal inilah yang membuat program mata-mata tersebut kebal terhadap antivirus.

Dilansir dalam Reuters, aksi penyusupan spyware ke dalam produk harddisk tersebut akan membuat NSA mampu menyadap informasi dari komputer pengguna. Tidak hanya itu, kegiatan ini sendiri merupakan bagian dari kegiatan spionase barat yang sudah dilakukan setidaknya sejak tahun 2001 silam dan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan tersebut.

Menurut keterangannya, setidaknya sistem komputer di 30 negara yang termasuk Rusia, Iran, Pakistan, serta Tiongkok, semuanya sudah disusupi oleh spyware harddisk tersebut. Walaupun tidak semuanya mengalami penyadapan, tetapi aksi NSA ini cukup meresahkan. Badan keamanan Amerika tersebut bahkan hanya memilih sasaran yang kemungkinan besar memiliki informasi bernilai tinggi.

NSA

Mengenai masalah ini, salah seorang sumber internal NSA telah membenarkan temuan Kaspersky tersebut. Lebih jauh lagi, bahkan temuan Kaspersky tersebut diyakini merupakan program spyware yang terkait erat dengan Stuxnet, yang merupakan cyber yang digunakan kerap digunakan untuk menyerang fasilitas-fasilitas pengayaan uranium Iran.

Berdasarkan temuannya, Kaspersky menyebut jika spyware dalam harddisk ini sering menggunakan formula enkripsi yang sangat kompleks. Bahkan mereka kerap menggunakan beberapa cara berbeda untuk menyebarkan program mata-mata mereka, salah satunya lewat situs jihad, melalui flashdisk USB pengguna, dan bahkan bisa melalui CD.

Hingga saat ini, program mata-mata ditanamkan tersebut masih aktif dan bisa berjalan di semua harddisk. Pihak Kaspersky sendiri menjelaskan jika para pembuatnya sudah menemukan cara yang sangat praktis untuk menyusupkan malware ke dalam firmware harddisk, yang merupakan lokasi penyusupan yang paling strategis karena terpisah dari ruang penyimpanan utama.

Tidak hanya itu, program yang tersimpan dalam firmware harddisk ini juga bisa dijalankan secara otomatis setiap kali komputer dinyalakan, dan aman dari penghapusan data karena antivirus memang tidak mengenalinya sebagai virus atau program jahat.

About Techno Freak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *