Migrasi Ke Windows 10 dengan Aman

By on July 30, 2015
3. Migrasi Ke Windows 10 Dengan Aman 2

Hari ini, 29 Juli, Microsoft meluncurkan Windows 10, sistem operasi terbaru untuk komputer, laptop dan bahkan smartphone. Pada peluncuran Windows terbaru ini, Microsoft memberikan penawaran yang sangat istimewa, yaitu gratis penggunaan untuk tahun pertama. Namun penawaran ini tentu saja hanya berlaku bagi konsumen yang telah menggunakan OS asli Windows 7, Windows 8 dan Windows 8.1.  Pengguna tersebut baru akan membayar lisensi dari Windows 10 pada tahun kedua.

Namun ada hal yang harus diperhatikan saat migrasi ke Windows 10, jika tidak maka bisa jadi data-data Anda hilang atau komputer tak bisa dipergunakan. Untuk itu ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum memulai proses update Windows 10.

Yang pertama harus Anda lakukan adalah memastikan komputer Anda memenuhi system requirement atau spesifikasi minimum komputer yang diharuskan. Jangan khawatir, spesifikasi minimum yang diharuskan hampir sama dengan Windows 7. Jadi jika komputer Anda bisa menjalankan Windows 7, sudah pasti juga bisa menjalankan Windows 10. Persyaratan minimum tersebut adalah prosesor 1GHz dengan dukungan RAM minimal 1GB untuk komputer 32bit dan RAM 2GB untuk komputer 64 bit. Tersedia ruang hard disk 16GB  untuk versi 32 bit dan ruang 20GB untuk versi 64bit. Sementara graphic card yang diminta minimal adalah VGA dengan Direct X 9 dan WDDM Driver.

Jika Anda mendapati hard disk Anda  tinggal sedikit, Anda tinggal mengaktfkan fitur Disk Cleanup untuk membersihkan file-file sampah, jika masih kurang, uninstal beberapa program yang sekiranya jarang Anda pergunakan seperti game ukuran besar dan program video editing, Anda nanti bisa menginstal kembali program-program tersebut. Intinya Anda harus menyediakan paling sedikit 16GB – 20GB di drive C untuk proses migrasi ke Windows 10.

Jika sudah ada ruangan yang cukup, jangan langsung melakukan update. Sebaiknya Anda memback-up file-file data Anda terlebih dahulu. Anda bisa menyimpan dan mem-backupnya di external hard drive atau pergunakan saja fasilitas cloud seperti Dropbox, Google Drive, OneDrive dan lain-lain. Namun untuk media cloud Anda membutuhkan koneksi internet cepat untuk melakukannya.

Cara lain adalah dengan membuat System Image dimana sistem ini membackup keseluruhan komputer Anda tanpa ada  yang tertinggal (termasuk virus, jika komputer Anda terinfeksi virus). Cara membuat Image System sangat mudah tinggal buka menu Control Panel dan klik pada Back Up Your Computer dan pilih lokasi penyimpanan yang Anda inginkan. Untuk back up ini, external hard drive adalah pilihan yang paling bijak.

Jika sudah, maka migrasi ke Windows 10 sudah bisa dilakukan. Anda tinggal download ataupun membeli DVD instalasi Windows 10 yang asli. Jika sudah terinstal, lakukan update driver agar komputer Anda berfungsi dengan baik.

Migrasi Ke Windows 10

About Melisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *