iPod Ingin Ambil Alih Google Glass

By on July 29, 2015
1. iPod Ingin Ambil Alih Google Glass 1

Google Glass adalah proyek yang dikembangkan oleh Google sejak beberapa tahun lalu, namun ketika pada tahun 2014 diluncurkan, kacamata ini kurang mendapatkan tempat di hati konsumen, bahkan beberapa lokasi restaurant, museum, dan tempat umum memasang aturan tak boleh mengenakan kacamata pintar besutan Google ini. Ada pula salah satu pemakai kacamata Google ini yang diserang oleh orang lain karena dianggap telah melanggar privasinya. Alhasil, proyek kacamata Google ini sempat vacuum dan Google mengeluarkan proyek kacamata ini dari laboratorium rahasia Google X dan menempatkanya sebagai proyek biasa dibawah departemen pengembangan Google saja.

Oleh Google, kacamata pintar ini sudah dianggap tak berprospek dan hanya dipandang sebelah atau oleh publik karena banyaknya penolakan yang terjadi. Namun dibalik cerita ketidaksuksesan tersebut, rupanya pencipta iPod ingin mengambil alih proyek pengembangan kacamata pintar buatan Google tersebut. Tony Fadell, sang pencipta iPod menyatakan kesediaanya untuk memimpin pengembangan Google Glass karena ia yakin bahwa Google Glass mempunyai potensi yang sangat bagus dimasa depan dan hanya membutuhkan waktu.

Fadell yakin bahwa hanya dibutuhkansedikit waktu lagi untuk mengembangkan Google Glass agar sampai pada taraf bisa diterima oleh masyarakat luas. Ia menanmbahkan bahwa sebuah teknologi baru memang juga butuh waktu untuk diterima, persis seperti produk iPod yang ia kembangkan jaman dulu yang menggantikan fungsi MP3 player portable. Pria asal Lebanon ini yakin bahwa ia bisa menyelamatkan Google Glass dari kehancuran.

Pernyataan Fadel memberikan sedikit angin cerah kepada tim pengembang Google Glass yang saat ini bisa dipastikan sedang dalam keadaan tertekan dan juga bingung karena proyek mereka tak semulus yang diharapkan. Fadel memberikan sedikit harapan karena dilihat dari track record Fadel, ia belum pernah gagal dalam mengembangkan semua produk-produk yang ia tangani.

Fadel adalah faktor paling penting dalam proyek pengembangan iPod dan juga iPhone. Ia juga menangani salah satu proyek pengembangan Nest Lab, sebuah proyek yang bergerak pada produksi perabot rumah inovatif dan kemudian dibeli oleh Google pada Januari tahun 2014 yang lalu. Fadel belum pernah gagal menangani semua proyek yang ia kerjakan dan bahkan semuanya berakhir dengan kesuksesan yang manis.

Namun mungkin Fadel akan mengalami sedikit kesulitan ketika harus menangani Google Glass yang jelas-jelas sudah ditolak masyarakat dan bahkan dilarang dipergunakan di tempat dan angkutan umum. Jika kemudian Google setuju mempergunakan tenaga Fadel memimpin proyek tersebut maka ia tak hanya menghadapi masalah pengembangan teknologi namun juga masalah ketertarikan masyarakat terhadap perangkat kacamata pintar ini. Untuk itu kita tunggu saja perkembangan dari Google Glass ini apakah memang akan diserahkan kepada Fadel atau Google memilih menguburnya saja.

Google Glass

About Melisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *