Gara-gara Terlalu Murah, Freedom 25 Digugat Politikus India

By on March 31, 2016
freedom 250 phone1

Kita selalu menginginkan sebuah smartphone berharga murah, tapi dibekali dengan spesifikasi yang gahar. Alhasil, smartphone yang masuk dalam kriteria tersebut, belakangan ini selalu ramai diburu konsumen. Contohnya saja adalah Xiaomi dan Meizu yang berhasil menerapkan strategi tersebut.

Tapi sayang, rupanya hal ini tidak berlaku bagi Freedom 251, yang merupakan produk smartphone hasil karya pabrikan lokal, Ringing Bells. Bagaimana tidak, alih-alih mendapatkan sambutan hangat, pabrikan lokal ini justru dilaporkan ke pihak yang berwajib karena dianggap menipu.

Adalah Kirit Somaiya, yang merupakan pimpinan partai politik Bharatiya Jananta, dikabarkan baru saja mengajukan gugatan hukum atas Ringing Bells karena telah berbuat curang dan menipu konsumen. Menurutnya, spsifikasi yang diusung Freedin 251 benar-benar diluar akal sehat.

Seperti diberitakan sebelumnya, publik India sempat dihebohkan dengan kemunculan smartphone super murah bernama Freedom 251. Smartphone ini hanya dijual dengan harga USD 4 atau hanya seharga Rp 50 ribuan saja. Tentu saja harga kelewat murah ini telah mengundang kecurigaan banyak pihak.

Freedom 251 hadir dengan mengusung layar 4 inci dengan chip quad-core, dan dibekali dengan RAM 1GB. Selain itu, ponsel ini pun sudah mendukung koneksi jaringan 3G. Yang paling mencurigakan, harga yang dibanderol super murah ini tanpa subsidi dari operator

Seperti dilansir dalam Phone Arena, kecurigaan Somaiya semakin menjadi setelah sebuah riset menyatakan jika Freedom 251 tidak lain hanya sebuah produk hasil re-brand dari smartphone Ikon 4, yang merupakan ponsel super murah lainnya hasil produksi Adcom, asal China.

Skinsaking asal-asalnnya, brand Adcom di bagian muka perangkat tersebut ternyata hanya ditutup oleh stiker berwarna putih. Sangat unik memang. Padahal di China sendiri, Ikon 4 dijual dengan harga USD 60 atau berkali-kali lipat dari harga jual Freedom 251.

freedom 250 phone

Hingga saat ini belum jelas seperti apa kecurangan yang dilakukan oleh Ringing Bells sehingga bisa menjual ponsel dengan harga super murah tersebut. pasalnya, hingga saat ini perusahaan ini pun masih belum terbukti melakukan tindakan ilegal apapun.

Walaupun begitu, pihak kepolisian India sendiri sudah meminta dokumen resmi dari Ringing Bells untuk menjelaskan bagaimana mungkin ponsel Freedom 251 ini bisa dijual dengan harga yang sangat murah. Pasalnya, di China sendiri harga ponsel ini jauh lebih mahal dengan band Adcom.

About Techno Freak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *