Sholes dan Lahirnya Keyboard QWERTY

By on May 21, 2014
1.Sholes dan Lahirnya Keyboard QWERTY 2

Bila Anda melihat huruf-huruf di keyboard Anda, Anda akan menemukan huruf QWERTY pada bagian atas kiri. Susunan huruf ini sudah umum dan banyak dijumpai pada keyboard, baik untuk komputer, laptop ataupun Smartphone. Tetapi, pernahkah Anda bertanya, mengapa harus menggunakan susunan huruf ini?

Pada awalnya, susunan huruf yang digunakan dulu bukanlah susunan QWERTY seperti saat ini. Christopher Latham Sholes adalah pencetus keyboard QWERTY ini. Ide menciptakan keyboard jenis ini datang karena pengalamannya berkecimpung didalam dunia media cetak.

Sholes lahir pada tanggal 14 Februari 1819 di Mooresburg, Pennsylvania. Dia memulai petualangannya di dunia media cetak saat usia remaja di Danville, Pennsylvania. Disana, dia bekerja magang sebagai penjual printer.

Lalu, Sholes pindah ke Green Bay, Wisconsin untuk menjadi editor di Enquirer Wisconsin, bersama 2 saudaranya. Dan, tahun 1845, dia pindah ke Kenosha, WI dan menjadi editor untuk Telegraph Southport. Pekerjaan ini dia lakukan selama 17 tahun.

Selain bekerja di dunia cetak, Sholes juga aktif dalam dunia politik. Seperti, tahun 1848-1849 dan 1856-1857 tergabung dalam Senat Wisconsin. Tahun 1852-1853 dia juga masuk dalam Majels Negara Wisconsin.

Pada saat Perang Sipil, dia bekerja sebagai postmaster di Milwaukee. Dia juga bekerja menjadi komisaris kolektor pelabuhan.

Keyboard QWERTY bukan hanya penemuan yang diciptakan Sholes. Dia juga pernah menciptakan mesin penomoran halaman koran pada 1864. Alat ini juga menjadi dasar pembuatan mesin tik praktis pada 1867. Dia bekerjasama dengan Carlos Glidden dan Samuel W. Soules dan mendapatkan hak paten mesin tik ini pada 23 Juni 1868.

Rancangan keyboard Sholes, pada awalnya bukanlah keyboard QWERTY. Rancangan awal Sholes bahkan memungkinkan kita untuk mengetik dengan sangat cepat. Karena terlalu cepat, batang pencetak huruf pada mesin tik sering berkaitan dan menimbulkan masalah. Akhirnya, Sholes mengacak-acak susunan huruf dan menemukan susunan QWERTY.

Jadi, sebenarnya, susunan huruf QWERTY ini diciptakan Sholes untuk memperlambat proses pengetikan. Dapat dikatakan, susunan huruf ini merupakan susunan huruf yang paling tidak efisien untuk proses pengetikan.

Selain keyboard QWERTY, banyak juga keyboard jenis lainnya. Seperti keyboard Dvorak, karya Dr. August Dvorak pada 1940. Keyboard ini menggunakan huruf AOEUIDHTNS yang banyak digunakan. Jadi, pengetikan dapat berjalan lebih efisien. Tetapi, karena diciptakan terlambat dan saat itu, keyboard QWERTY, sudah banyak digunakan, keyboard jenis ini tidak terlalu berkembang.

Selain Dvorak, banyak juga keyboard lainnya yang dihasilkan dari pengembangan keyboard QWERTY. Seperti keyboard QWERTZ yang digunakan di Hungaria, Jerman, Swiss dan lainnya. Atau, keyboard AZERTY di negara Perancis dan Belgia. Meskipun banyak jenis keyboard bermunculan, keyboard QWERTY akhirnya menjadi keyboard standar ISO (International Standard Organization).

Sholes sendiri menghabiskan masa pensionnya di Milwaukee. Dia meninggal pada 17 Februari 1890 dan dimakamkan di Pemakaman Rumah Hutan Milwaukee.

 sholes, keyboard, qwerty, sosok tekno, aplikasi komputer

BACA JUGA:

Kim Swift – Wanita Pembuat Game Kelas Dunia

Meg Whitman, CEO Wanita dengan Pendapatan Termahal di Dunia

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *