Richard Matthew Stallman – Pejuang Software Gratis yang Eksentrik

By on May 7, 2014
1. Richard Matthew Stallman - Pejuang Software Gratis Yang Eksentrik 1

Jika Anda sedikit saja meluangkan waktu untuk berpikir tentang semua perangkat lunak yang Anda pergunakan sampai saat ini, Anda mungkin akan terkejut mengetahui bahwa tidak ada perangkat lunak yang Anda pergunakaan saat ini yang benar-benar gratis, walaupun mereka telah dilabeli gratis. Coba tengok komputer Anda, Microsoft Windows yang saat ini Anda pakai adalah perangkat lunak yang harus Anda bayar dengan harga lebih dari sejuta, kecuali Anda memakai produk bajakan.

Bahkan aplikasi messaging di ponsel Anda saat ini juga tidak ada yang gratis. Whatsapp bisa dengan gratis Anda pakai selama setahun,  namun setelah itu Anda harus membayar juga. Rupanya ini yang membuat Richard Matthew Stallman sering angkat bicara mengenai free software atau perangkat lunak gratis yang bisa dipakai oleh banyak orang tanpa mengeluarkan uang. Keprihatinan Stallman ini sangat beralasan karena software yang bisa diduplikat dengan mudah tersebut harus dibeli dengan harga mahal oleh para konsumen. Hal ini, menurutnya tidak adil karena tidak semua orang mampu membeli software dan tidak semua fungsi software tersebut akan dipergunakan oleh para konsumen.

Oleh sebab itu membangkitkan keprihatinan Stallman dan ia mengkampanyekan pembuatan dan penggunaan software gratis. Kepedulian Stallman ini tidak datang dengan tiba-tiba. Hal tersebut telah muncul pada jiwa stallman semenjak ia kecil. Stallmann dilahirkan di Manhattan New York, dari sebuah keluarga yang kaya. Namun sayang ia harus hidup dalam kondisi keluarga yang broken home. Kondisi keluarganya tersebut yang membuat Stallmann memiliki jiwa yang cukup eksentrik dalam menjalani hidupnya.

richard matthew stallman, software gratis, aplikasi komputer, games online, software

Pada masa sekolah Richard Matthew Stallman adalah murid yang sangat pintar untuk bidang fisika dan matematika namun buruk untuk mata pelajaran lain seperti bahasa Inggris. Selain itu selama sekolah ia juga adalah siswa yang eksentrik dan jarang bisa bersosialiasi dengan teman-temannya. Lulus dari sekolah Stallman kemudian kuliah di jurusan Fisika di Harvard University dan selama kuliah ia juga bekerha di laboratorium Artificial Intelligence milik MIT. Selama belajar dan bekerja itulah Stallman mengenal banyak hal mengenai perkembangan sistem operasi, perangkat lunak berbayar dan industri perangkat lunak.

Titik balik perjuangan Richard Matthew Stallman untuk memperjuangkan perangkat lunak adalah saat ia harus berhadapan dengan perusahaan yang bernama Symbolics yang memaksa pihak laboratorium untuk memakai perangkat lunak yang mereka buat dan mengganti perangkat lunak gratis yang selama ini dipergunakan di Lab. Stallman kalah dan ia harus membuat perjanjian yang tidak diketahui oleh orang banyak.

Sejak saat itu Richard Matthew Stallman bertekad untuk berjuang demi software gratis dan akhirnya ia mendirikan sebuah proyek bernama GNU project yang mengembangkan aplikasi berbasis bukan UNIX. Ia dan timnya mengembangkan sistem LINUX yang gratis dan bebas dimodifikasi. Sejaksaat itu LINUX menjadi sangat terkenal dan hampir bisa menyaingi sistem operasi berbayar.

richard matthew stallman, software gratis, aplikasi komputer, games online, software

BACA JUGA:

Komputer Tidak Akan Pernah Secepat Sekarang Jika Bukan Karena Robert Dennard

Kim Swift – Wanita Pembuat Game Kelas Dunia

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *