Profil CEO Baru Intel, Brian Krzanich dan Pengaruhnya Untuk Intel

By on May 3, 2013
Profil-CEO-Baru-Intel-Brian-Krzanich-dan-Pengaruhnya-Untuk-Intel

Profil-CEO-Baru-Intel-Brian-Krzanich-dan-Pengaruhnya-Untuk-Intel

Hari Kamis kemarin, perusahaan pembuat prosesor komputer dan laptop paling populer, Intel, mengumumkan CEO barunya bernama Brian Krzanich. Ia menggantikan CEO yang lama, Paul Otelllini yang suda hsejak 6 bulan lalu mengungkapkan niatnya untuk pensiun. Brian akan mulai menjabat sebagai CEO baru Intel pada 16 Mei ini. Tapi apakah Brian Krzanich merupakan orang yang tepat untuk mengisi posisi tersebut?

Brian telah menghabiskan seluruh karirnya di Intel, ia bergabung di perusahaan tersebut sejak tahun 1982 sebagai process engineer. Kemudian ia naik pangkat dengan masuk ke divisi pabrikan, dan diangkat menjadi COO pada bulan Januari tahun 2012 lalu. Ketika menangani divisi pabrikan, ia mampu memberikan gebrakan pada pabrik dan persediaan perusahaan, dimana ia berhasil meningkatan output sekaligus menurunkan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan.

Ia juga berperan dalam investasi Intel di luar perusahaan dan perubahaan proses yang terjadi di pabrik menjadi lebih efisien. Dalam pernyataan resmi yang ia keluarkan mengenai pengangkatan menjadi CEO Intel, ia berkata bahwa ia sangat bangga mendapatkan kesempatan memimpin Intel. Brian menilai Intel memiliki aset dan bakat yang luar biasa serta warisan yang tidak tertandingi dalam inovasi dan eksekusi dibandingkan dengan perusahaan lain.

Ketika Paul Otellini menjadi CEO, Brian menutupi lubang di bagian teknik karena Paul tidak memiliki latar belakang di bidang tersebut. Untuk itu, kritikan untuk kinerja CEO di bagian teknik tidak akan terulang ketika Brian memimpin karena Brian mengawali karirnya di Intel sebagai tekinisi. Namun bukan berarti Brian tidak menenemukan masalah-masalah yang akan dihadapi di posisi barunya tersebut.

Profil-CEO-Baru-Intel-Brian-Krzanich-dan-Pengaruhnya-Untuk-Intel-2

Karena Intel sedang menghadapi beberapa persoalan, misalnya pergeseran industri komputer dari PC menjadi perangkat mobile, yang telah mempengaruhi neraca perusahaan dan membuat laba Intel turun 25% di kuartal akhir tahun kemarin. Upaya yang mereka lakukan untuk bersaing dalam prosesor mobile, yang saat ini dipegang oleh Qualcomm dan Nvidia, belum menemukan keberhasilannya, meskipun mereka pernah mengeluarkan gabungan laptop dan tablet dalam satu perangkat. Namun menguasai prosesor mobile bukan satu-satunya tujuan dari Intel saat ini. Karena perusahaan tersebut telah berjanji akan mengeluarkan layanan TV berbasis internet yang lengkap di akhir tahun ini.

Tapi para skeptis tidak ada yang yakin dengan pengangkatan Brian Krzanich sebagai CEO baru Intel. Pada bulan November lalu, salah satu jurnalis sudah memprediksikan bahwa Brian akan menjadi CEO baru Intel. Dan meskipun Intel pernah mengatakan bahwa mereka akan mencari orang yang di dalam maupun luar perusahaan untuk posisi CEO tersebut tapi pilihan mereka jatuh ke Brian Krzanich. Dengan terpilihnya orang dalam yakni Brian Krzniach menjadi CEO Intel, membuat perusahaan tersebut meneruskan tradisi dengan mengangkat orang dalam perusahaan untuk jabatan tinggi.

Ini bisa dibilang sebagai perjudian yang aman karena Intel hanya akan membuat sedikit perubahan yang drastis dan akan tetap menjaga perusahaan tersebut di jalur yang sama seperti beberapa tahun belakangan.

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *