YouTube akan Segera Bebas dari Kata Buffering

By on May 21, 2013
YouTube-akan-Segera-Bebas-dari-Kata-Buffering-1

YouTube adalah salah satu produk Google yang menuai kesuksesan luar biasa. Pengunjung unik yang mengakses situs ini setiap harinya sudah sangat banyak. Koleksi video yang diunggah ke situs ini juga sudah tak terhitung banyaknya, bahkan tidak sedikit dari pengunjungnya sampai mendownload video dari YouTube. Saat seseorang sedang mencai konten video, situs ini pasti menjadi situs pertama yang dikunjungi. Bahkan posisinya sebagai pencari video sudah mirip seperti posisi mesin pencari Google sebagai pencari web.

Pada konferensi Google I/O yang diselenggarakan di San Francisco pada Rabu tanggal 15 Mei 2013 lalu, Google kembali memperkenalkan produk barunya. Salah satu produk terbaru Google tersebut adalah video-codec open source yang diberi nama codec VP9. Proyek ini memang masih belum final. Akan tetapi kabarnya proyek ini akan final pada tanggal 17 Juni mendatang. Setelah itu barulah codec ini diterapkan pada browser internet Chrome dan situs YouTube.

Hal yang Ditawarkan Codec VP9

Apa yang ditawarkan oleh codec VP9? Sebenarnya Codec VP9 ini merupakan format audio dan video WebM yang khusus disponsori oleh Google. Pada dasarnya format video ini didesain untuk memperikan kompresi video yang bebas royalty. Akan tetapi kemampuan codec VP9 ini berfokus pada video yang berbasis pada HTML5. Untuk saat ini format WebM masih menggunakan codec VP8 yang merupakan alternatif dari H.264. Codec ini adalah codec yang saat ini umum digunakan di internet.

Jika disetarakan, kemampuan codec VP9 ini sebenarnya mirip dengan codec H.265. Jadi bisa disimpulkan bahwa codec yang dikembangkan oleh Google ini nantinya juga akan menjadi pilihan alternatif selain codec H.265. Google juga berharap agar performa kemampuan codec VP9 ini paling tidak mampu menyamai codec H.265 yang juga baru dikenalkan pada bulan Januari lalu.

Kemampuan codec H.265 ini juga terbilang cukup fantastis. Bahkan codec ini mampu memangkas ukuran video yang memiliki kualitas DCD hingga mencapai 50%. Jika kemampuan codec VP9 menyerupai codec H.265, maka streaming video YouTube akan bisa dilakukan tanpa harus melakukan buffering. Bahkan lebih dari itu, resolusi video online akan berkembang menjadi lebih baik dan lebih detail.

Google Terlalu Tergesa-gesa Mendorong Codec VP9

YouTube-akan-Segera-Bebas-dari-Kata-Buffering-2

Mungkin codec VP9 ini bisa segera diterapkan pada browser PC dengan segera. Akan tetapi penerapan teknologi ini pastinya juga akan mempengaruhi kinerja hardware. Untuk PC mungkin hal tersebut tidak akan terlalu terasa. Akan tetapi bagi pengguna smartphone, hal ini akan membuat konsumsi daya pada baterai menjadi lebhi boros. Akan tetapi ternyata Google juga punya kepentingan terkait dengan codec VP9 ini.

Menurut Matt Frost selaku senior business product manager Chrome Web media team, codec VP9 ini diharapka mampu memangkas penggunaan jaringan serta mampu menghemat uang Google. Dengan codec ini, Google dapat meningkatkan kecepatan internet dan tentunya menghemat biaya operasional YouTube.

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *