Cara Unik Google Balas Pengguna AdBlock

By on September 8, 2015
ad-block-plus

Sudah cukup lama AdBlock menjadi penyelamat bagi orang-orang yang malas untuk berurusan dengan berbagai jenis iklan dalam sembuh website, terutama mereka yang masih terbatas dalam Bandwith. Saking efektfinya membasmi iklan, aplikasi ini sampai membuat Google kesal dan terdorong untuk melakukan serangan balik.

Lewat situs berbagi video, YouTube, Google mencoba menghajar para pengguna AdBlock dengan cara menipu aplikasi AdBlocker supaya menganggap tanda Skip dalam video YouTube sebagai iklan. Jika sudah begini, maka tombol Skip secara otomatis akan tersembunyi dan tidak bisa di klik oleh pengguna AdBlock.

Akibat trik dari Google tersebut, para pengguna aplikasi AdBlock tidak akan bisa melakukan skip sama sekali. Mereka akan dipaksa untuk menonton iklan sampai habis. Selain itu, para pengguna aplikasi pemblokir iklan sejenis AdBlock pun akan mendapatkan efek yang sama pada saat mereka mencoba membuka YouTube.

Seperti dilansir dalam Android Authority, data dari Pagefair Studies memperlihatkan jika tahun 2014 kemarin, aplikasi pemblokir iklan tersebut telah digunakan oleh sekitar lebih dari 144 juta orang di seluruh dunia, terutama di negara-negara yang aktif di dunia maya.

Kalau di lihat lebih dekat, jumlah tersebut hanya sekitar 5 persen dari total populasi pengguna internet di seluruh dunia. Walaupun demikian, angka tersebut bukan hal yang remeh untuk perusahaan iklan, terutama mereka yang bergabung dalam Google Adsense.

Kebanyakan pengguna AdBlock berlokasi di pasar yang menghasilkan banyak keuntungan, misalnya saja di Amerika Serikat saja. di negara yang padat lalu lintas onlineya ini ada sekitar 27,6 persen orang yang mengaku menggunakan aplikasi pemblikir iklan tersebut.

3. 7 Perjalanan Perubahan Wajah Logo Google 3

Dengan demikian, bisa dikatakan jika lebih dari seperempat potensi pendapatan online berbasis iklan sudah hilang karena aplikasi tersebut. Tidak hanya perusahaan iklan, Google, selaku peyedia jasa periklanan, sudah tentu termasuk pihak yang sangat dirugikan.

YouTube sendiri sekarang sudah memperlakukan video iklan sebagai salah satu bagian dari video mereka. Dengan kata lain, setiap video yang diputar di YouTube akan lebih dulu memperlihatkan tayangan iklan selama beberapa menit, setelah itu baru video yang dimaksud akan tayang.

About Techno Freak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *