Aturan Baru Twitter Beri Kebebasan Kepada Stalker

By on December 16, 2013
2. Aturan Baru Twitter Beri Kebebasan Kepada Stalker 1

Bagi Anda yang mempunyai Twittter maka Anda harus hati-hati karena kini ada perubahan baru policy Twitter yaitu dibukanya akses terhadap akun yang diblokir. Hal ini sedikit banyak memberi kebebasan kepada stalker untuk melihat-lihat linimasa Anda dan melihat profilnya. Padahal dulu para penguntit yang telah diblokir tidak akan pernah bisa membuka profil pengguna dan melihat linimasa serta melakukan hal-hal pada tweet yang ada seperti memberikan tanda favorite dan men-tweet ulang kicauan pengguna.

Namun kini pihak Twitter telah melepaskan kunci akses pembatasan tersebut dan membuat penguntit yang telah diblokir seperti akun yang tidak diblokir. Yang membedakan hanyalah sang penguntit yang telah diblokir tersebut akan bisa melihat profil pengguna setelah melakukan Log In. namun sebaliknya aturan baru twitter akan membuat pengguna tidak dapat melihat linimana akun yang diblokir. Sebagai contoh Anda telah memblokir akun si X, dengan kebijakan baru twitter, Anda tidak akan bisa melihat akun si X namun si X bisa melihat linimasa Anda setelah ia log in pada akunnya.

Pihak Twitter beralasan bahwa perubahan kebijakan ini adalah untuk mengurangi kecenderungan balas dendam dari para stalker yang telah diblokir. Alasan yang disampaikan terdengar baik yaitu melindungi pengguna dari berbagai hal negatif, termasuk balas dendam dari orang-orang yang tidak terima bahwa akun mereka diblokir dari pengguna tersebut.  Namun kebijakan ini mendapat protes dari sebagian besar pengguna Twitter yang merasa tidak cukup mendapat perlindungan privasi.

 stalker twitter

Pasalnya, pihak Twitter malah membuka akses para stalker untuk melihat linimasa pengguna dan hal ini memunculkan protes yang semakin berkembang dan diwujudkan dalam petisi online yang berisi penolakan yang mulai dibuat pada 12 Desember yang lalu dan sudah terisi sekitar 750 tanda tangan online.

Namun pihak twitter hanya memberi peryataan sekedarnya saja lewat blognya dengan menulis bahwa memang perubahan yang mereka lakukan tidak ideal namun merupakan cara paling efektif untuk mencegah adanya balas dendam antar pengguna Twitter. Lebih lanjut pihak Twitter juga berjanji untuk mengembangkan fitur lebih lanjut untuk melindungi pengguna dari ancaman yang tidak diinginkan. Pernyataan twitter tersebut lantas dimuat dalam REUTERS Jumat tanggal 13 Desember kemarin.

Kasus ini bukan pertama kalinya bagi Twitter. Beberapa waktu yang lalu Twitter juga menuai kritik dari penggunanya karena menghadirkan fitur QuickBar untuk para pengguna iPhone namun alih-alih mendapatkan pujian, QuickBar tersebut malah langsung dihapus setelah beberapa hari diluncurkan. Fitur ini justru membuat jebakan kepada banyak sekali pada pengguna Twitter.

Mereka mengaku sering terjebak dengan QuickBar yang fungsinya untuk mendapatkan Hashtag pada twitter. Dengan meng-klik QuickBar para pengguna sering terjebak dalam satu topik yang belum tentu mereka sukai dan inginkan.

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *