Apple Terapkan Sistem Verifikasi Dua Lapis

By on May 27, 2013
Apple-Terapkan-Sistem-Verifikasi-Dua-Lapis-2

Kejahatan cyber memang semakin marak terjadi. Pencurian identitas sudah menjadi masalah yang sangat serius. Untuk mengatasi masalah ini, sistem keamanan di dunia cyber harus ditingkatkan. Karena itulah banyak produsen hardware hingga software yang berupaya untuk meningkatkan kemanannya melalui beberapa strategi. Salah satu strategi yang kini tengah mulai banyak diterapkan adalah verifikasi dua lapis.

Sebelumnya Twitter sudah terapkan keamanan ganda ini. Kini Apple tampaknya juga akan menyusul dengan menerapkan verifikasi dua lapis. Seperti yang diketahui, kini ada beberapa Negara yang memiliki Apple ID dengan kemanan yang tentunya lebih ketat. Berkat peningkatan kemanan tersebut, produk Apple kini menjadi jauh lebih aman. Namun fitur keamanan terkuat Apple ini baru diperluas ke negara-negara pengguna setia Apple saja. Hal ini merupakan keputusan yang diambil setelah peluncuran Apple ID secara terbatas.

Apple ID Memperluas Jangkauannya

Pada awal peluncuran Apple ID baru dapat dinikmati oleh lima Negara saja. Namun beberapa hari yang lalu fitur keamanan dua lapis ini merambah Negara lainnya seperti Kanada, Meksiko, Rusia dan Italia. Sistem kerja Apple ID ini juga cukup menarik. Verifikasi dua lapis yang dimiliki oleh Apple ID ini bekerja dengan cara mengirimkan empat digit sandi melalui pesan singkat ke perangkat Apple milik pengguna.

Sandi ini nantinya harus dimasukkan setelah pengguna memasukkan password biasa. Dengan sistem ini kemanan perangkat iPhone dan iPad memang menjadi lebih tinggi. Pencurian akun yang diakses melalui perangkat Apple juga menjadi semakin sulit untuk dilakukan. Namun hal ini tentu hanya berhasil jika pencuri tidak membajak perangkat iPhone atau iPad secara langsung.

Lebih Aman dengan Sistem Keamanan Terbaru

Apple-Terapkan-Sistem-Verifikasi-Dua-Lapis-1

Sebenarnya pihak yang menerapkan sistem verifikasi dua lapis ini tidak hanya Apple saja. Google, Facebook, Yahoo, Dropbox dan PayPal juga telah menerapkan sistem keamanan yang serupa. Bahkan beberapa diantara perusahaan teknologi tersebut sudah menerapkan sistem ini jauh-jauh hari sebelumnya. Dengan penerapan sistem kemanan ini, otomatis Apple akan menambah jajaran perusahaan teknologi yang menggunakan sistem verifikasi dua lapis.

Kehadiran sistem keamanan Apple terbaru ini muncul sekitar satu tahun setelah Apple meminta para konsumennya untuk menambah pertanyaan keamanan pada akun online mereka. Namun tampaknya pertanyaan keamanan ini tidak akan digunakan lagi dan diganti dengan verifikasi dua lapis yang baru saja diterapkan oleh Apple ini. Fitur ini tentunya akan lebih memudahkan pengguna.

Daripada harus mengingat jawaban pertanyaan keamanan, tentunya akan lebih mudah bagi pengguna untuk memasukkan kode verifikasi yang dikirmkan ke handset mereka. Meski sistem verifikasi dua lapis ini sudah diperkenalkan oleh Apple, namun sayangnya fitur ini masih belum bisa dinikmati oleh pengguna di Indonesia. Bagi para pengguna produk Apple di Indonesia tampaknya masih harus menunggu hingga fitur keamanan tersebut diluncurkan di negeri ini.

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *