Waspada, Para Hacker Temukan Celah Keamanan Windows

By on October 28, 2014
1. Hantu Pengguna Windows 1

Waspada dan terus waspada. Itulah yang hanya bisa kita lakukan sekarang ini, apalagi baru-baru ini, beberapa kelompok Hacker mengakui kalau mereka kembali menemukan lubang keamanan dalam sistem operasi Windows yang bisa mereka manfaatkan untuk mengekploitasi PC pengguan dimanapun dia berada.

Celakanya, ternyata kelompok hacker bayaran tersebut kini sudah mulai melancarkan serangan terhadap beberapa pengguna, dan korban mereka yang pertama adalah pengguna di Amerika dan Eropa. Bukan tidak mungkin mereka juga akan menyerang target-target di Negara-negara lainnya, termasuk Indonesia juga.

Mengenai hal ini, akhirnya beberapa perusahaan keamanan internet dan jaringan yang tergabung dalam Operation SMN pun akhirnya mulai mengambil tindakan, tujuannya tidak lain adalah untuk melawan serangan Hidden Lynx yang saat ini masih diyakini sebagai kelompok cyberespionage yang berpusat di Negara China.

Kelompok ini sendiri (Hidden Lynx) diduga sudah melakukan berbagai serangan dengan memanfaatkan celah dan lubang keamanan yang ada di hampir semua versi Windows, dari mulai Windows Vista sampai Windows 8.1 yang memang sangat populer digunakan penduduk dunia saat ini.

Dengan adanya celah tersebut, akan memungkinkan kelompok Hidden Lynx ini menanamkan berbagai file Object Linking and Embedding (OLE) dari jarak jauh. Akibatnya, OLE ini bisa dipakai untuk menginstal malware atau exploit Backdoor.Lancafdo.A pada komputer korban.

Metode serangan yang mereka lancarkan terbilang cukup rapi, mereka akan mengirimkan sebuah email phising yang berisi lampiran file PowerPoint yang berbahaya. Dalam file PowerPoint tersebut ternyata sudah berisi dua dokumen OLE yang berisi URL khusus. Dengan menggunakan antivirus Symantec, file berbahaya ini terdeteksi sebagai Trojan.Mdropper.

Jika si penerima berani membuka file PowerPoint tersebut, maka secara otomatis URL yang tadi akan terhubung ke internet dan secara mandiri akan mengunduh dan menginstal malware pada komputer si korban. Malware yang diduga termausk dalam keluarga Backdoor.Lancafdo.A tersebut akan memungkinkan para hacker untuk mengunduh malware lain yang jauh lebih berbahaya bagi komputer si pengguna.

Bahkan malware terbaru tersebut diklaim akan mampu mengupdate dirinya sendiri dan mampu mencuri informasi dari perangkat pengguna. Dan ironisnya, NATO serta organisasi pemerintah Eropa, Ukraina, dan Amerika Serikat dikabarkan menjadi korban aksi para hacker ini.

Maka dari itu, untuk mencegah pengguna Windows mengalami hal serupa, sebaiknya anda segera mengaktifkan patch keamanan dari Microsoft dan memastikan software keamanan selalu up to date. Selain itu, pastikan kalau anda tidak membuka lampiran atau attachment dari email yang tidak anda kenal.

 4. Selamatkan Gadget Android Anda Dari Hacker 2

About Techno Freak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *