Waspada Kejahatan Digital dari Saat Transaksi Online

By on March 31, 2016
3. Waspada Kejahatan Digital dari Saat Transaksi Online 2

Transaksi online mungkin menjadi salah satu bagian dari kegiatan Anda sehari-hari. Memang, cara bertransaksi seperti ini jauh lebih mudah dan cepat. Namun, seperti yang sudah diketahui banyak pengguna gadget, transaksi online juga mempunyai resiko yang cukup tinggi. Serangan dari peretas maupun kejahatan digital dapat merugikan Anda.

Menurut Dony Koesmandarin, Territory Channel Manager Kaspersky Labs Indonesia, banyak penjahat digital ini menggunakan software keylogger untuk melakukan kejahatan ini. Dengan keylogger, mereka dapat mencuri banyak hal, mulai dari data pribadi hingga password. Mereka hanya perlu mengaktifkan software ini di komputer maupun gadget Anda, dan mereka mendapatkan semua yang mereka inginkan.

Lalu pertanyaan pentingnya, bagaimana bisa keylogger masuk dalam komputer atau perangkat Anda? Dony mengungkapkan ada banyak cara yang dapat digunakan penjahat digital untuk menyebarkan software ini. Penjahat dapat menyebarkan melalui email, sehingga saat Anda membuka attachment dalam email, maka software ini akan terbuka dan masuk dalam perangkat Anda.

Saat Anda membuka file keylogger dari jaringan peer to peer, maka software ini juga dapat masuk. Penjahat juga dapat memasang software ini pada laman website atau melalui software lain yang disusupi keylogger.

Dony juga mengungkapkan sangatlah sulit untuk mendeteksi apakah keylogger sedang bekerja di perangkat Anda. Hal ini biasanya juga terjadi akibat kesalahan para pengguna perangkat yang jarang memeriksa software yang sedang berjalan di perangkatnya. Kalaupun mereka memeriksanya, biasanya hal ini sudah terlambat dan mereka sudah menjadi korban kejahatan digital.

Karena hal ini pula, Dony menyarankan agar perangkat Anda terlindungi, sebaiknya selalu mengaktifkan antivirus, baik pada komputer maupun perangkat mobile Anda. Cara lain adalah mengganti password dari akun email atau lainnya secara rutin. Namun, tentu saja yang paling penting adalah memasang antivirus di perangkat Anda. Dengan adanya antivirus, maka Anda akan mendapatkan perlindungan lebih baik dari serangan para penjahat digital ini.

Berdasarkan informasi dari survei Kaspersky Lab, mereka menemukan 58 responden dari 11.000 konsumen mereka tidak menggunakan penyedia jasa keuangan. Penyedia jasa keuangan seperti kartu kredit maupun sejenisnya yang dapat digunakan untuk bertransaksi online dianggap tidak aman. Mereka memandang bahwa jasa seperti ini juga rentan terhadap serangan pencurian data.

Di lain sisi, terdapat 59 responen yang memilih menggunakan jasa tersebut untuk bertransaksi melalui toko online. Mereka yang memilih menggunakan jasa ini menganggap bahwa toko online maupun penyedia jasa keuangan tersebut memiliki keamanan yang baik untuk melindungi data maupun dana mereka.

Pada dasarnya, untuk dapat lebih aman dari ancaman kejahatan digital Anda harus ekstra waspada dan memberikan perlindungan lebih pada perangkat Anda. Meskipun terlihat berlebihan, namun hal ini sangat dibutuhkan, khususnya saat ini dimana banyak ancaman yang datang dari dunia internet yang dapat menyerang siapa saja.

Kejahatan Digital

About Melisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *