Teknologi Sensor CMOS ‘Bright Mode’ Untuk Menangkap Video Gerak Lambat

By on January 19, 2014
image017

Merekam suatu kejadian atau peristiwa dapat menjadi bahan dokumentasi. Kegiatan perekaman juga berfungsi sebagai bukti kejadian. Hasil perekaman belum tentu menayangkan gambar secara detail. Ini disebabkan oleh gerakan yang seringkali terlalu cepat. Untuk mengatasinya, beberapa perusahaan elektronik menciptakan suatu teknologi untuk menangkap dan menampilkan kembali gerakan lambat. Dengan menampilkan gerakan lambat, detail kejadian bisa Anda cermati kembali. Sangat berguna untuk kegiatan dokumentasi. Sayangnya, tidak semua perangkat didukung oleh fasilitas ini.

Dengan maraknya ponsel dengan kelengkapan kamera, teknologi gerak lambat ini mulai digunakan. Apalagi untuk ponsel pintar yang sepertinya harus memberikan fasilitas ekstra bagi penggunanya. Beberapa gadget yang populer saat ini seperti Apple dan Samsung telah mencobanya. iPhone 5s mampu untuk merekam 120 fps slo-mo pada kualitas 720p. Sedangkan Note 3 mempunyai tiga pilihan slow motion yakni 1/2, 1/4 dan 1/8 kecepatan reguler. Namun efek maksimum yang dapat dicapai hanya berkisar 120 fps dan 720 fps.

Teknologi memang selalu berkembang. Sebagaimana resolusi pada kamera, dahulu kamera ponsel hanya bertipe VGA. Sekarang kamera ponsel sudah ada yang menggunakan resolusi sebesar 41 MP. Begitu pula dengan teknologi video gerak lambat. Efek maksimum yang dihasilkan oleh perangkat video kamera sekarang sudah mencapai 1080 fps.  Aktor utama dari inovasi teknologi baru tersebut adalah Toshiba. Mereka menciptakan teknologi sensor baru barbasis CMOS ‘Bright Mode’.

video, sensor cmos, merekam video, smartphone

CMOS ‘Bright Mode’ memungkinkan untuk menangkap video gerak super lambat. Kemampuan ini bisa didapatkan pada ponsel pintar atau tablet yang mempunyai resolusi layar full HD. Layar ini mempunyai resolusi 1920 x 1080 pixel sehingga gambar yang dihasilkan juga berkualitas. Teknologi ini membawa konversi dari video interlaced yang lebih baik. Konversi ini mengalami pergerakan progresif lebih dari dua kali lipat waktu normal. Sehingga, Anda dapat mencermati lebih detail tentang video yang dihasilkan oleh kamera ini. Teknologi ini akan dicoba diterapkan pada ponsel pintar atau tablet oleh Toshiba.

CMOS ‘Bright Mode’ mempunyai komponen sensor yang mampu menangkap gerakan super lambat. Selain menangkap gerakan super lambat, sensor ini juga menawarkan kualitas gambar yang tinggi. Jadi Anda tidak perlu khawatir dalam mencermati gerakan lambat. Pengiriman gambar ke layar oleh sensor ini sangat sempurna. Modus cerah yang dimiliki juga meningkatkan muatan listrik masing-masing pixel hingga dua kali lipat. Karenanya, sensor CMOS ‘Bright Mode’ bisa sampai pada output gambar yang empat kali lebih terang.

Sensor CMOS ‘Bright Mode’ direncanakan akan diluncurkan pada kuartal pertama tahun 2014. Bagi Anda yang menyukai kegiatan dokumentasi, teknologi ini sangat cocok untuk anda. Akan lebih baik lagi jika CMOS ‘Bright Mode’ dikolaborasikan dengan ponsel pintar atau tablet. Dengan begitu, penggunaan CMOS ‘Bright Mode’ akan lebih praktis.

video, sensor cmos, merekam video, smartphone

BACA JUGA:

Deret Aplikasikan Yang Buat Hasil Jepretan Windows Phone Makin Optimal

Inilah Cara Membuat iPhone Jadul Anda Bisa Memakai iOS 7

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *