Tahun 2014 Nokia Tinggal Kenangan

By on April 26, 2014
1046428ms-nokia780x390

Hari Jumat tanggal 25 April 2014, menjadi hari bersejarah dalam dunia mobile phone di dunia. Hal tersebut karena pada hari itu Microsoft telah resmi merampungkan pembelian atas unit bisnis ponsel dan layanan Nokia dalam perjanjian akuisisi yang bernilai sebesar 7,2 miliar dollar AS.

Ketika pertama kali diumumkan pada September 2013 proses akuisisi sempat terhambat masalah regulasi sehingga tidak dapat diselesaikan lebih awal sebelum akhirnya disetujui oleh agensi pemerintahan di seluruh dunia, termasuk India dan Cina yang kemarin smepat terganjal oleh regulasi akuisisi di negara tersebut.

Seperti dikutip dalam laman BBC. Satya Nadella, yang merupakan CEO Microsoft mengatakan bahwa Hari ( Jumat. Red) kami menyambut bisnis perangkat keras dan layanan Nokia ke Keluarga Microsoft secara keseluruhan. Kemampuan mobile dan aset yang mereka bawa tentu saja akan melanjutkan transformasi pihak Microsoft untuk lebih dalam lagi menyelami dunia mobile.

Sebelumnya, dua unit bisnis Nokia tersebut diketahui akan dinamai ulang menjadi Microsoft Mobile Oy dan nantinya akan dioperasikan sebagai anak perusahaan terpisah. Untuk kata Oy sendiri merupakan merupakan sebuah kata dalam bahasa Finlandia  yang lengkapnya Osakeyhtiö yang merujuk pada sebuah perusahaan yang sahamnya tidak dimiliki publik, mislanya saja seperti Ltd alias Limited dalam Bahasa Inggris.

Dengan selesainya proses akuisisi itu, maka ini akan menandai berakhirnya kiprah Nokia sebagai produsen telepon genggam setelah sebelumnya sempat mendominasi pasar selama lebih dari satu dekade dan telah meninggalkan kesan yang begitu mendalam di hati para pecinta Mobile, khususnya untuk mereka yang sempat menyaksikan bagaimana kehebatan Nokia di era 90an yang sangat mendominasi pasar mobile.

Sampai sekarang masih belum diketahui apakah Microsoft akan tetap mempertahankan brand Nokia dan Lumia pada ponsel yang diproduksi setelah proses akuisisi atau tidak. Tapi sebelumnya pihak Microsoft mengatakan bahwa  keputusan soal itu akan dibuat di kemudian hari dan tidak ada yang salah dengan barang yang memang sudah terlanjur meluncur ke pasaran.

Nokia sendiri kabarnya akan melanjutkan hidup sebagai perusahaan yang lebih berkonsentrasi di tiga area bisnis uatama mereka, yakni insfrastruktur networking (NSN), Advanced Technologies (pengembangan dan lisensi teknologi) dan layanan peta (HERE maps).

Jadi pabrikan besar

Dalam laporan The Verge,  mereka secara khusus mencatat bahwa Microsoft turut memboyong karyawan Nokia sebanyak lebih dari 25.000 orang, dan jumlah tersebut lebih sedikit dari angka 32.000 yang sempat dicanangkan beberapa waktu yang lalu.

Produsen Windows tersebut juga sekaligus akan menjelma menjadi raksasa pabrikan ponsel melalui unit bisnis Nokia yang dibeli dengan angka pengkapalan tahunan mencapai lebih dari 250 juta handset, dan jumlah ini merupakan jumlah terbanyak kedua setelah Samsung.

About Techno Freak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *