Setelah Xiaomi, OnePlus Juga Dilarang Buka Lapak Di India

By on December 27, 2014
OnePlus1

Minggu lalu, Pengadilan Tinggi New Delhi memutuskan untuk melarang salah satu produsen smartphone dunia membuka lapaknya di India. Selain Xiaomi, peredaran smartphone Android OnePlus One di India juga dilarang. Walaupun begitu, beberapa waktu yang lalu, larangan terhadap penjualan perangkat OnePlus telah dicabut, sehingga mulai tahun 2015 mendatang, perusahaan ini sudah bisa kembali mengimpor dan membuka lapaknya di India.

Dilansir dalam laman Tech Crunch, walaupun pelaranga tersebut sudah dicabut secara resmi, tapi hingga kini belum ada kepastian sampai kapan OnePlus diperbolehkan untuk berjualan di India. Karena sampai sekarang, pihak Pengadilan Tinggi Delhi sendiri masih berencana untuk menggelar sesi dengar pendapat lagi di awal tahun mendatang, atau lebih tepatnya pada 7 Januari 2015 mendatang.

Dalam lansirannya, Pengadilan Tinggi Delhi meminta supaya produsen smartphone OnePlus menyerahkan beberapa pernyataan tertulis tekait pelarangannya sebelum sesi dengar pendapat tersebut digelar pada minggu kedua tahun 2015. Mereka dituntut untuk menjelaskan masalah hak eksklusif sistem operasi yang mereka gunakan dalam perangkat mereka.

Pelarangan OnePlus untuk berjualan di India sendiri diawali ketika salah satu brand lokal India yang bernama Micromax, memasukkan tuntutan kepada OnePlus di Pengadilan Tinggi Delhi. Berdasarkan keterangan Micromax, perusahaannya merasa dirugikan karena sudah terlebih dahulu memiliki kerjasama eksklusif dengan Cyanogen untuk bisa memasarkan perangkat dengan sistem operasi Android polos hasil pengembangan Cyanogen.

Sedangkan pihak OnePlus One juga melakukan hal yang sama, mereka menjalankan sistem operasi Android di sistem operasi bikinan Cyanogen. Karena hal itulah akhirnya Micromax menganggap jika produsen smartphone OnePlus sudah melanggar hak eksklusif yang mereka dapatkan langsung dari Cyanogen selaku pembuat dan Mod untuk sistem operasi Android.

Sebagai informasi tambahan, saat ini India sedang menjadi negara yang sangat dimanjakan oleh produsen-produsen smartphone kelas menengah kebawah. Di negara Bollywood ini, pasar smartphone begitu menggeliat, bahkan beberapa produsen smartphone jelas-jelas mengaku jika India merupakan pasar potensial mereka, salah satunya adalah Micromax dan OnePlus yang berada di segmentasi yang sama.

Pada tahun 2016 depan, Negara ini diprediksi akan menjadi pasar smartphone kedua terbesar di dunia. Karena itulah pemerintah India berusaha sekuat tenaga untuk lebih galak terhadap produsen-produsen smartphone yang masuk ke negaranya. Hal ini dilakukan demi melindungi produk lokal supata bisa tetap bersaing dengan produk impor.

Saat ini, vendor smartphone lain yang sedang menghadapi masalah serupa dengan pihak pengadilan India adalah Xiaomi. Saat ini, produsen smartphone asal China ini diperintahkan untuk menghentikan segera menutup lapaknya di India karena mereka anggap perusahaan ini sudah melanggar hak cipta yang dimiliki oleh Ericsson.

 1.Mantan CEO Oppo Kini Membesut Android OnePlus1

About Techno Freak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *