Samsung larang Pemakai Google Glass Masuk Kantor Pusatnya

By on May 16, 2014
1. Kontroversi Google Glass Seharga Rp. 17 Juta 1

Harus diakui bahwa kacamata pintar besutan Google atau yang lebih dikenal dengan nama Google Glass memang menawarkan fitur-fitur menarik yang akan membuatnya disambut antusias oleh berbagai kalangan. Pada penjualan perdana saja, ternyata Google Glass ini dilaporkan terjual habis walaupun harganya yang ditawarkan Google cukup tinggi, yakni 17 juta Rupiah.

Walaupun demikian, ternyata tidak semua pihak suka dengan kehadiran Google Glass tersebut, terutama di area publik karena masalah privasi dan anggapan buruk tentang kacamata pintar ini. Bahkan beberapa kejadian kurang menyenangkan sempat menimpa para pengguna Google Glass, dan salah satunya menimpa seorang wartawan AS yang diserang seorang wanita ketika dia berjalan menuju stasiun kereta api.

Memang benar, Google Glass ini bisa dipakai untuk memotret dan mampu merekam video tanpa diketahui orang-orang di sekitarnya, sehingga banyak orang yang mengasumsikan bahwa Google Glass ini merupakan alat intip yang akan berpotensi melanggar privacy orang-orang di depan umum.

Bukan Cuma masyarakat umum saja, bahkan kekhawatiran soal fitur intip tersebut juga menjadi perhatian khusus di kantor pusat Samsung. pada saat itu, seorang awak media yang akan masuk ke komplek kantor pusat Samsung di Korea Selatan ternyata diminta untuk tidak memakai Google Glass miliknya selama didalam area Samsung. tentu saja alasannya masih sama, yakni soal privasi dan kerahasiaan objek-objek di markas besar Samsung yang tidak boleh dibocorkan ke publik.

Kali ini tidak ada insiden yang cukup serius, permintaan untuk melepas Google Glass oleh pihak Samsung ini disampaikan dengan sangat sopan oleh staf Samsung secara langsung, sehingga sang jurnalis asal Filipina tersebut pun akhirnya dengan sukarela melepaskan kacamata pintar tersebut dan mengganti dengan kacamata biasa saja sebagai alat bantu penglihatan.

Sebenarnya kekhawatiran pihak Samsung ini dinilai cukup beralasan, karena pada kunjungan kali ini para jurnalis tersebut secara khusus akan diajak masuk ke beberapa area sensitif yang justru selama ini hanya boleh diakses oleh-orang-orang tertentu saja, salah satunya adalah tempat pengujian produk-produk terbaru yang akan diluncurkan oleh Samsung.

Walaupun percaya tidak akan digunakan sebagai alat mata-mata oleh jurnalis tersebut, tetapi Samsung masih cukup khawatir dengan fitur intip dari Google Glass tersebut, bahkan secara khusus pihak Samsung mengatakan bahwa Google Glas ini terlalu canggih untuk dipakai di Area-area pribadi dan sensitif seperti beberapa tempat yang berada di area Samsung Digital City.

Mengenai penjualan Google Glas sendiri, kabanya kacamata canggih ini juga akan dijual di Indonesia. Menurut beberapa bocoran, Telkomsel rencananya akan mendatangkan Google Glass dengan harga pada kisaran 15 juta sampai dengan 20 juta rupiah dan dibundel dengan layanan operator seluler tersebut.

3.Google Glass Siap Dipasarkan Secara Bebas3

About Techno Freak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *