Samsung, Area Bebas Google Glass

By on May 18, 2014
3.Samsung, Area Bebas Google Glass 2

Google Glass menjadi perhatian beberapa tahun ini. Kacamata super canggih ini mempunyai banyak fitur mengagumkan yang tidak dapat ditemui di gadget lain. Dan, meskipun harganya Rp. 17 juta, penjualan gadget ini sangat laku keras.

Akan tetapi, ada banyak masalah yang terjadi akibat Google Glass ini. Contohnya, ada seorang wartawan AS yang diserang seorang wanita di sebuah stasiun kereta. Hal ini dikarenakan wanita tersebut menyangka wartawan ini mengambil gambar dirinya dengan gadget ini tanpa sepengetahuannya.

Kekhawatiran ini juga tampak di kantor pusat Samsung. Hal tersebut terjadi saat salah seorang wartawan yang diundang untuk meliput fasilitas di pusat Samsung ini mengenakan Google Glass. Pihak Samsung meminta wartawan ini untuk melepas kacamata canggih ini. Mereka khawatir bila gadget ini digunakan untuk merekam banyak hal yang sifatnya rahasia.

Wartawan asal Filipina yang mengenakan kacamata canggih ini diatas akhirnya bersedia melepas Google Glass miliknya. Dia lalu menggantinya dengan kacamata biasa.

Memang pihak Samsung yang mengundan para wartawan ke Samsung Digital City, tidak percaya bila wartawan akan menggunakan fitur Google Glass untuk keperluan mata-mata. Tetapi, tetap saja, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, Samsung melarang penggunaan kacamata ini.

Hal ini sangat beralasan. Para wartawan ini tidak hanya diundang untuk melihat fitur-fitur dan fasilitas markas besar Samsung ini. Mereka juga diajak melihat tempat pengujian produk-produk terbaru dari Samsung. Bila hal ini tersebar, tentunya akan memberikan kerugian untuk pihak Samsung.

Meskipun banyak pihak khawatir akan adanya fitur mata-mata ini, akan tetapi pihak Google manyangkalnya. Menurut salah seorang petinggi Google, Astro Teller, hal ini tidak mungkin dilakukan. Karena, pada saat digunakan untuk mengambil gambar atau merekam, lampu pada Google Glass akan menyala. Hal ini akan mudah diketahui oleh pihak lain.

Selain itu, Google Glass hanya dapat mengambil gambar atau merekam sesuai dengan arah penglihatan pemakainya. Jadi, tidak terlalu efektif bila digunakan untuk keperluan mata-mata seperti dikhawatirkan banyak pihak. Penjelasan ini disampaikan kepada banyak pihak oleh Teller pada konfrensi TechCrunch Disrupt pada awal Mei yang lalu.

Meskipun begitu, pihak Google dirasa perlu mengkaji ulang produk kacamata canggih ini. Memang, saat ini, penjualan gadget ini cukup bagus. Akan tetapi, dengan banyaknya masalah yang dihadapi, hal ini dapat membawa dampak buruk di masa depan.

Indonesia juga akan menjadi tujuan pemasaran selanjutnya untuk produk unik dan canggih ini. Telkomsel menjadi operator seluler yang ingin mendatangkan kacamata canggih ini. Bila rencana ini dapat terlaksana, nantinya, Google Glass akan dijual dengan harga antara Rp. 15 juta hingga Rp. 20 juta. Produk ini juga akan dijual satu paket dengan layanan Telkomsel.

samsung, bebas google glass, google glass, google, harga samsung

BACA JUGA:

Protes Untuk Google Glass Dalam Iklan yang Konyol

Google Glass Siap Dipasarkan Secara Bebas

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *