Pengguna BBM Dapat Terjerat UU ITE Jika Tidak Berhati-hati

By on February 20, 2014
bbm-logo-05-2013-560x292

Bagi kamu yang sering update status BBM secara asal-asalan maka sebaiknya berhati-hati mulai dari sekarang. Karena kabar tak sedap telah menghantui para pengguna BlackBerry Messenger akhir-akhir ini. Status BBM yang dianggap hal biasa dan sangat bersifat pribadi selama ini ternyata dapat dipidanakan dengan menggunakan hukum dari UU Informasi serta Transaksi Elektronik  atau ITE.

Tidak ada acuan yang menyebutkan bahwa status BBM yang biasa di update tersebut  bebas dari tanggung jawab serta orang bisa membuat status seenaknya, misalnya hanya karena main-main saja, kata Teddy Sukardi yang merupakan mantan Ketua Umum Federasi Teknologi Informasi Indonesia atau FTII.

Menurutnya, jika dilihat secara umum maka cyberlaw bukan saja merupakan UU ITE yang menyetarakan informasi elektronik dengan non elektronik.  Jadi menulis artikel di salah satu media cetak dan status BBM bisa mengacu pada perbuatan hukum bila dianggap telah mencemarkan nama baik orang lain atau merugikan banyak pihak. Atas perbuatannya tersebut maka orang yang mengupdate status BBM  dapat di hukum dengan UU Tersebut.

Tetapi menurut Teddy, konteks dari status BBM, kesengajaan, intensi serta dampak dari BBM itu sendiri harus dilihat dengan sudut pandang yang adil. Satu orang sebenarnya bisa membuat status BBM yang mampu memicu kerusuhan secara masal dengan korban jiwa yang sangat banyak, kata Teddy.

 Menurut orang yang menjabat sebagai Direktur dari PT Extol Indonesia konsultan TI tersebut, penerapan hukum tersebut mungkin bisa salah, tetapi jangan sampai etika,norma dan hukum tersebut  dikorbankan sehingga orang bisa seenaknya dan terbebas dari tanggung jawab akibat dari perbuatannya. Yang terpenting adalah perlu adanya pembuktian bahwa status tersebut memang benar-benar merugikan banyak pihak.

Defamationnya memang masih pro dan kontra di berbagai negara. Hal ini karena tergantung oleh nilai-nilai etika dan budaya dari negara-negara tersebut. Selama KUHAP ada, maka di cyberlaw juga harus ada. Itulah gunanya penegak hukum dan hakim yang ada. Mungkin memang susah untuk membahasa masalah ini tetapi hal itu bukan berarti tidak bisa dikaji dan dijabarkan.

Sebelum merebaknya kabar ini, Edmon Makarim  yang merupakan pengamat hukum telekomunikasi dari UI menilai bahwa status BBM adalah sesuatu yang bersifat pribadi, bukan merupakan sebuah komunikasi massa. Sifat dasar dari telekomunikasi itu kan private communication yang merupakan komunikasi tertutup. Tetapi komunikasi tersebut kapan saja bisa menjadi komunikasi massa ketika hal itu sudah menyebar ke ranah yang lebih luas dari ranah awalnya.

Misalkan saja salah seorang menyampaikan langsung di salah satu grup BBM. Karena menurut yang saya lihat bahwa BBM itu dipakai untuk penggunaan pribadi, jadi bukan  merupakan komunikasi yang terjadi di muka umum,kata Edmon Makarim .

 gingerbread 2

About Techno Freak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *