Nasib Alicia Keys di BlackBerry Saat Ini

By on November 27, 2013
2.Nasib Alicia Keys di BlackBerry Saat Ini2

Nasib sial sedang dialami BlackBerry. Setelah Thorsten Heins terdepak dari kursi CEO, kini ada 3 nama petinggi lain yang harus rela meninggalkan vendor ini. 3 nama tersebut adalah Frank Boulben, Brian Bidulka dan Kristian Tear. Masing-masing dari mereka harus terdepak dari posisi CMO, CFO dan COO.

Sebenarnya, ada 1 nama lagi yang masih membuat khalayak penasaran. Nama tersebut adalah Alicia Keys. Publik juga masih bertanya-tanya tentang nasib wanita ini di BlackBerry. Apakah ia harus mengikuti petinggi lainnya untuk segera meninggalkan BlackBerry? Pasalnya, John Chen selaku CEO BlackBerry yang baru melakukan perombakan besar-besaran.

Perombakan massal ini merupakan buntut dari gagal dan tidak kunjung membaiknya perusahaan ponsel ini. Setelah terdepaknya 3 petinggi perusahaan ponsel asal Kanada ini, maka hanya ada Steve Zipperstein saja yang tersisa di perusahaan ini. Saat ini, posisnya adalah sebagai Chief Legal Officer.

Zipperstein sendiri merupakan petinggi lama dari era kepemimpinan Thorsten Heins. Posisi-posisi yang lowong tersebut sudah langsung digantikan. Seperti contohnya posisi Chief Financial Officer yang dulunya ditinggalkan oleh Bidulka, saat ini sudah digantikan oleh James Yersh. Selain itu, posisi Chief Marketing Officer dan Chief Operating Officer yang dulunya diisi oleh Boulben dan Tear juga sudah digantikan.

2.Nasib Alicia Keys di BlackBerry Saat Ini1

Penggantian ini sebenarnya bukan tanpa alasan atau emosi sesaat saja. Mereka sudah dianggap gagal oleh BlackBerry khususnya dalam hal pemasaran. Bahkan, strategi pemasaran Boulben justru dinilai sangat membahayakan perusahaan. Salah satu strategi pemasaran yang dianggap gagal dan merugikan pihak perusahaan adalah pemasaran BlackBerry 10.

Dengan kegagalan tersebut, dalam triwulan terakhir BlackBerry mencatat kerugian mencapai USD 1 miliar. Penyebab kerugian dengan nilai fantastis tersebut adalah terhentinya transaksi penjualan untuk Smartphone Z10. Selain itu, pihak perusahaan juga harus menanggung beberapa beban. Beban tersebut diantaranya adalah beban kompensasi sebagai restrukturisasi operasional sebesar USD 400 juta.

Beban lainnya adalah beban setelah adanya pemecatan 40% karyawan perusahaan tersebut. Lalu bagaimana dengan Alicia Keys yang juga merupakan petinggi dari masa kepemimpinan Thorsen Heins? Penyanyi muda multitalenta tersebut rupanya masih dipertahankan oleh pihak BlackBerry.

Menurut pihak perusahaan, Alicia Keys masih dinilai mampu menguntungkan perusahaan karena perannya sebagai brand ambassador BlackBerry. Pemasaran BlackBerry 10 sepertinya masih akan mengandalkan penyanyi muda ini. Keseriusan perusahaan dibuktikan dengan menggaet penyanyi R&B ini sebagal Global Creative Director BlackBerry.

Penunjukkan ini sudah dilakukan sejak awal tahun 2013 bersamaan dengan peluncuran perdana Z10. Walaupun begitu, kehadiran Alicia Keys masih belum juga mampu mengangkat Z10 dari zona bahaya.

Dengan kondisi seperti ini, penyanyi ini juga harus waspada dengan posisinya jika sewaktu-waktu digantikan. Ini juga terkait dengan Frank Boulben yang menarik Keys justru sudah dicopot terlebih dahulu. Keys sendiri enggan berkomentar mengenai nasibnya di BlackBerry.

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *