Mengenal Wireless Charging Dan Cara Kerjanya

By on October 19, 2015
Wireless Charging

Pembaharuan teknologi terus dilakukan oleh para produsen smartphone di dunia. Mereka seolah tidak pernah kehabisan ide untuk menelurkan berbagai inovasi, salah satunya adalah perkembangan teknologi wireless charging yang kini mulai diadaptasi oleh berapa produsen smartphone dunia.

Uniknya lagi, tidak hanya smartphone saja yang jadi bahan unjuk gigi para penggiat teknologi untuk melahirkan produk inovatif pengisian daya tanpa kabel tersebut, tapi teknologi canggih ini sendiri kini sudah mulai merambah berbagai perangkat lainnya. Tentu saja penambahan ini di iringi juga dengan bertambahnya wireless charging stadion.

Jika melihat ke dalam sejarahnya, sebenarnya teknologi wireless charging bukanlah teknologi murni yang diciptakan di era modern ini. Sebelumnya, di tahun 189, Ilmuwan Amerika Serikat, Nikola Tesla, dinyatakan sebagai orang pertama yang mencoba teknologi transmisi energi nirkabel tersebut.

Dalam sebuah percobaan, Tesla sukses menyalakan lampu listrik tanpa menggunakan kabel sama sekali. Dan sekarang, sistem tersebut semakin luas dan diadopsi oleh beberapa perusahaan teknologi. Selain karena lebih ringkas, teknologi ini pun diklaim lebih aman dan mudah digunakan.

Cara kerja pengisian daya tanpa kabel ini tergolong sederhana, wireless charging secara khusus menggunakan pengisian induksi dengan cara memanfaatkan medan elektromagnetik untuk bisa memindahkan energi di antara dua perangkat.

Biasanya, perangkat elektronik yang akan di-charge, diletakkan di atas alat pengisi daya nirkabel. Ketika alat tersebut dinyalakan, secara otomatis arus listrik akan menciptakan medan magnet dan langsung menyalurkannya ke bagian kumparan perangkat di atasnya.

wireless_charging_01

Nantinya, kumparan yang terhubung dengan baterai tersebut akan langsung menciptakan arus listrik. Dan ketika itu, maka pengisian daya pun akan dimulai, dan akan berhenti ketika perangkat tersebut diangkat atau tidak bersentuhan lagi dengan perangkat pengisi.

Sayang, karena membutuhkan kumparan khusus, tidak semua perangkat elektronik kompatibel dengan teknologi ini. Untuk saat ini saja, ada tiga patokan standar wireless charging, yakni Qi standar, Power Matters Alliance (PMA) serta Aliance for Wireless Power (A4WP).

About Techno Freak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *