Mendidik Anak agar Terhindar dari Kejahatan Dunia Maya

By on September 13, 2013
Mendidik Anak agar Terhindar dari Kejahatan Dunia Maya

Kita terbiasa untuk ramah terhadap orang lain, begitu juga terjadi di dunia maya. Namun, apakah hal itu benar adanya. Banyak kasus-kasus kriminal yang berakar dari social media. Dari penculikan oleh teman facebook hingga ke pemerkosaan, bahkan permbunuhan. Hal-hal semacam itu seringkali melanda remaja Indonesia yang masih labil secara emosi.

Usia remaja merupakan usia yang rentan untuk dihasut atau dipengaruhi. Memang betul, social media bisa mendekatkan yang jauh dan menambah relasi. Namun di sisi lain, segala bentuk kejahatan dunia maya juga berasal dari sini. Lalu bagaimana cara orantua untuk melindungi anak dan remaja dari hal-hal yang tidak diinginkan? Berikut beberapa cara untuk ajarkan privasi kepada anak dan remaja.

1.     Ceritakan berita-berita mengenai kasus kriminalitas yang berasal dari dunia maya. Ceritakan secara rinci dan detail mengenai hal tersebut.

2.     Katakan pada anak untuk tidak percaya begitu saja pada teman di dunia maya. Meskipun “teman” tersebut sangatlah baik, namun tetap hati-hati. Justru yang terlalu baik itulah yang harus dicurigai.

3.     Katakan juga untuk tidak membagikan data-data pribadi. Jangan sampai mereka tahu begitu saja mengenai alamat rumah, nomor handphone, alamat sekolah, nomor rekening, dll. Hal-hal tersebut bisa mempermudah pelaku kriminal untuk melacak jejak anak Anda. Tekankan juga pada anak untuk tidak berbagi foto pribadi, terutama foto dengan pose yang vulgar. Hal ini bisa merugikan anak Anda nantinya.

4.     Apabila anak Anda ingin bertemu langsung dengan “teman” dunia mayanya, cobalah untuk menahannya. Jangan sampai anak Anda menjadi korban kejamnya dunia maya. Ingatkan lagi kepada mereka mengenai kisah-kisah kriminal yang berakar dari dunia maya. Meskipun anak Anda ingin bertemu, cobalah untuk melarangnya karena hal itu bisa jadi sangat berbahaya.

5.     Tetap jaga komunikasi antara orang tua dan anak. Kebanyakan kasus yang terjadi bermula dari anak yang kurang perhatian orang tua. Hal ini menyebabkan mereka mencari perhatian kepada teman di dunia maya. Jadi, tetap jaga komunikasi yang baik antara orang tua dan anak.

Beberapa cara di atas memang terlihat mudah. Namun bisa jadi sangat sulit untuk dipraktikan. Seorang anak atau remaja memiliki raga dan pikiran mereka sendiri. Sebagai orang tua, Anda juga tidak bisa menyetir mereka begitu saja. Walaupun di sisi lain Anda juga ingin melindungi anak Anda. Semoga beberapa hal di atas bisa membantu Anda untuk mendidik anak Anda yang akan tumbuh dewasa.

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *