Masa jaya Smartphone Akan Berakhir Di 2018

By on March 1, 2014
1. Lumia 930 Berkamera 20 Megapiksel 1

Sekarang, siapa yang tidak mengenal Smartphone. Ponsel pintar ini sedang berada dipuncak kejayaanya. Berbagai perusahaan berlomba-lomba untuk menampilkan smartphone terbaik mereka tiap tahunya. Tidak bisa dipungkiri bahwa smartphone sudah menjadi barang penting bagi kehidupan banyak orang karena fungsinya yang sangat beragam.

Baik untuk media hiburan, untuk aplikasi sosial maupun bisnis bisa dilakukan oleh perankat pintar ini. Nyaris seperti komputer mini yang bisa dibawa kemana-mana serta digunakan kapan saja. Tetapi meski sekarang smartphone sedang berada di masa jayanya, sebuah analisis ternyata telah menunjukkan bahwa akan muncul suatu masa di mana orang-orang akan merasa jenuh dengan ponsel pintar ini, sehingga mereka akan meninggalkannya.

Menurut lansiran dari Daily Mail (27/2), hal itu dinyatakan oleh pihak IDC dalam sebuah analisis yang dilakukan baru-baru ini. Menurut mereka, pertumbuhan penjualan smartphone yang saat ini sedang tinggi-tingginya secara global akan terhenti dan merosot pada tahun 2018 mendatang. Tentu berita ini akan menggemparkan orang banyak karena siapa yang menyangka bahwa masa jaya smartphone akan berakhir secepat itu.

Menurut IDC, pada masa itu saat orang-orang merasa jenuh dengan smartphone akan memicu harga smartphone yang semula mahal menjadi sangat murah sehingga permintaan dari pasar menengah ke bawah seperti di negara China dan negara berkembang lainnya pun akan meningkat dengan drastis.

Masih menurut IDC, pertumbuhan tahunan untuk tahun 2014 terhadap smartphone diperkirakan akan mencapai angka 19,3 persen. Tetapi meski demikian, angka tersebut akan menurun jadi 6,2 persen saja pada tahun 2018 mendatang.

Eropa dan Amerika Utara yang selama ini menjadi pasar premium untuk smartphone diperkirakan akan menurun derajatnya dalam hal penjualan perangkat tersebut pada tahun itu. Justru, pasar negara lain yang masih didominasi oleh fetured phone akan mulai menunjukkan ketertarikannya pada smartphone sehingga peningkatan penjualan smartphone di negara tersebut akan meningkat dengan tajam.

Ramalan IDC ini sendiri sebenarnya mulai terlihat sejak tahun 2013 lalu di mana harga rata-rata smartphone adalah sekitar USD 335. Angka tersebut jauh di bawah harga smartphone kelas atas seperti iPhone 5S serta Samsung Galaxy S4 yang dijual dengan harga mahal.

Jika melihat harga smartphone yang semakin turun belakangan ini meski mempunyai spesifikasi yang canggih maka mungkin saja ramalan tersebut akan terjadi. Mungkin memang akan ada masa dimana orang merasa jenuh dengan Smartpone karena mereka sudah bisa merasakan produk paling canggih meski dengan harga murah.

Hal itu bisa dilihat dari sekarang dimana para produsen berlomba-lomba menghadirkan smartphone yang canggih tetapi dengan harga yang terjangkau, salah satu yang terbaru adalah keputusan Nokia untuk memproduksi smartphone dengan memakai sistem android supanya bisa meningkatkan penjualan.

nokia-lumia-1320-press-1

About Techno Freak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *