Lisensi Windows Phone Akan Turun Harga

By on March 1, 2014
3. Lisensi Windows Phone Akan Turun Harga 1

Sekarang ini memang sudah banyak ponsel pintar berharga ‘miring’ yang beredar di pasar. Banyak produsen ponsel pintar terdorong untuk menurunkan harga jual untuk produk-produknya agar banyak konsumen yang dapat menjangkau produk-produk mereka. Kondisi ini menyebabkan persaingan diantara sesama produsen ponsel pintar semakin ketat. Microsoft adalah salah satunya. Microsoft tampak tak ingin kalah dari persaingan. Produsen perangkat lunak (software) ini kabarnya sedang menjalankan strategi untuk menurunkan harga lisensiWindows Phone. Dan yang lebih mengejutkan lagi harga lisensi penggunaan Windows Phone kabarnya menembus angka 70 persen. Tentu angka ini sangat besar mengingat Windows Phone buatan Microsoft sangat berkualitas dan terkenal.

Berita yang berisi tentang turunnya harga lisensi penggunaan Windows Phone ini bersumber dari Joseph Ram selaku CEO Infosonics. Infosonics merupakan salah satu perusahaan sekaligus produsen perangkat ponsel pintar Android  murah. Infosonics memfokuskan konsumen di Amerika Latin sebagai target pasar utamanya. Banyaknya perangkat bersistem operasi Android yang murah meriah seperti misalnya Nokia (perangkat ponsel pintar Android pertama dari Nokia), menyebabkan perusahaan yang berlokasi di Redmond, Washington, ini cepat-cepat menyusun strategi persaingan baru. Salah satu strategi yang dilakukannya adalah dengan menurunkan harga lisensi penggunaan Windows Phone. Akibatnya, perangkat-perangkat ponsel pintar berbasis Windows Phone turun harga alias lebih murah.

windows phone, smartphone, gadget

Perusahaan software, Microsoft, juga saat ini sedang menjalin kerjasama dengan sejumlah partner baru di mana partner-partner baru ini akan menjadi supplier hardware. Hardware-hardware ini kemudian akan diisi dengan Windows Phone yang  berharga murah. Partner Microsoft yang disebut-sebut sebagai penyedia hardware untuk Windows Phone-nya Microsoft adalah Gionee, Longcheer, Xolo, dan Karbonn. Xolo dan Karbonn adalah perusahaan sekaligus produsen hardware asal India, sedang Longcheer dan Gionee adalah produsen hardware dari Cina. Tentunya keempat produsen hardware ini akan ikut terbawa ke dalam pusaran keuntungan yang telah dibuat oleh Microsoft. Bagaimana tidak, produk-produknya akan beredar di pasar dunia. Selain itu, keempat pembuat hardware ini juga akan mendapatkan keuntungan dari rencana penurunan harga lisensi penggunaan Windows Phone. Ada dua perusahaan besar lagi yang dikabarkan akan menjalin rekanan bisnis dengan Microsoft. Kedua perusahaan tersebut adalah LG dan Lenovo. Namun untuk kedua perusahaan ini, belum jelas apakah benar rumor jalinan kerjasama ini benar adanya. Yang jelas hingga berita ini dipublikasikan, baik LG maupun Lenovo yang memberikan informasi secara resmi. Pemberitaan ini masih dianggap rumor saja.

Namun sayang berita ini masih belum jelas kebenarannya. Pasalnya belum ada satu pihak pun dari Microsoft yang menyampaikan informasi resmi seputar gossip akan diturunkannya harga lisensi penggunaan Windows Phone buatan Microsoft ini. Anda sebagai konsumen tinggal tunggu saja ponsel pintar murah dari Microsoft.

 windows phone, smartphone, gadget

BACA JUGA:

Lumia 930 Berkamera 20 Megapiksel

Asisten Pribadi Cortana Di Windows Phone 8.1

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *