Lembaga Survei Penuai Kontroversi Hasil Hitung Cepat Pilpres 2014

By on July 13, 2014
Komisioner KPU Arief Budiman menunjukkan contoh surat suara Pemilihan Umum Presiden 2014 di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (5/6).

Rasa penasaran mengenai siapa pemenang Pilpres 2014 terjawab setelah hasil Quick Count beredar di semua stasiun televisi. Hanya saja kali ini hasilnya menuai kontroversi, karena terdapat perbedaan diantara beberapa lembaga survei. Setidaknya ada 11 lembaga survei yang turut serta melakukan hitung cepat. Empat lembaga survei menjadi buah bibir akibat merilis hasil hitung cepat yang menyatakan pasangan nomor urut satu sebagai pemenang Pilpres 2014 ini.

Lembaga survei ini terus menjadi perhatian masyarakat bahkan tidak ada hentinya dibahas di media sosial. Empat lembaga survei itu yakni Jaringan Suara Indonesia (JSI), Lembaga Survei Nasional (LSN), Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) dan Indonesia Research Center (IRC). Sedangkan tujuh lembaga survei lainnya menyatakan kalau pasangan nomor urut dua adalah pemenang Pilpres 2014. Tujuh lembaga survei tersebut adalah Saiful Mujani Research Center (SMRC), Radio Republik Indonesia (RRI), Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Populi Center, Indikator Politik Indonesia, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) dan Litbang Kompas.

Untuk menguji kredibilitas lembaga survei tersebut, Kompas Tekno melakukan penelusuran khusus. Tujuannya guna mengetahui profil lembaga survei yang terlibat dalam hitung cepat Pilpres 2014. Penelusuran dilakukan dengan mengamati situs online resmi dari 11 lembaga survei tersebut. Hal ini dilakukan karena situs online adalah kebutuhan vital bagi lembaga sekelas lembaga survei tersebut.

Karena melalui situs resminya tersebut, mereka akan menjadikannya sebagai media publikasi seputar kegiatan yang dilakukan. Apalagi pengumuman hasil hitung cepatyang juga dipublikasikan secara nasional di berbagai stasiun televisi. Sehingga masyarakat juga bisa mendapatkan informasi terbaru dari hasil survei yang digelarnya.

Dari hasil penelusuran tersebut terbukti kalau beberapa lembaga survei sangat jarang meng-update konten websitenya. Bahkan setelah hasil Quick Count mereka tampil di layar televisi, tidak terdapat postingan terbaru mengenai hasil Pilpres 2014 ini. Perubahan tidak terjadi sampai pukul 7 pagi pada hari Kamis 10 Juli 2014. Publikasi hasil survei mereka tida dilakukan di situs resminya, diantaranya LSI, CSIS, JSI, LSN, IRC dan Puskaptis.

Kompas Tekno juga menemukan fakta menarik, yakni Puskaptis hanya menggunakan blog gratisan sebagai situs online resminya. Lembaga survei ini hanya menggunakan blog  tak berbayar yakni wordpress.com. Tak hanya itu situs resmi IRC bahkan tidak bisa diakses dan hanya meninggalkan informasi “403 Forbidden”. Berikut ini situs resmi kesebelas lembaga survei yang mengeluarkanhasil hitung cepat.

–          Puskaptis dengan puskaptis.wordpress.com

–          IRC dengan indonesiariset.com

–          JSI dengan jsi-riset.com

–          LSN dengan www.lsn07.com

–          Litbang Kompas dengan www.kompas.com

–          LSI dengan www.lsi.co.id

–          Indikator Politik Indonesia dengan www.indikator.co.id

–          CSIS dengan www.csis.or.id

–          RRI dengan www.rri.co.id

–          SMRC dengan www.saifulmujani.com

1.LEMBAGA Survei Penuai Kontroversi Hasil Hitung Cepat Pilpres 2014(2)

BACA JUGA:

Beli Dulu Smartphone Jelly Bean Atau KitKat Sebelum Beli Perangkat Jam Tangan Pintar

Perlindungan Level Super dengan HP Atalla Untuk Data Sensitif

About Deyaparis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *