Lebih Jauh Tentang Root Android

By on October 26, 2013
4.Lebih Jauh Tentang Root Android1

Pengguna Android mestinya sudah cukup familiar dengan istilah Rooting Android. Meskipun demikian, banyak dari mereka terutama pengguna Android yang masih hijau yang sebenarnya bertanya-tanya mengenai makna sebenarnya istilah ini. Jika Android punya istilah Rooting, makna yang hampir sama juga terkandung pada istilah Jailbreak yang dimiliki oleh perangkat dengan platform iOS milik Apple.

Pengguna komputer mungkin sudah cukup akrab dengan istilah Linux yang merupakan sistem operasi yang bersifat open source sehingga memungkinkan pengembang aplikasi untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri. Nah, Android sebenarnya merupakan sistem operasi dengan basis Linux yang dikhususkan untuk perangkat seluler.

Root Android dilakukan dengan mengubah maupun memodifikasi ROM pada perangkat Android sehingga pengguna Android bisa dengan leluasa mengotak-atik sistem operasi Android tersebut. Dengan kata lain, pengguna mempunyai hak administrator pada sistem operasi ini yang sebelumnya hanya terbatas pada pengembang perangkat saja. Setelah melakukan proses Rooting, pengguna bisa melakukan modifikasi pada file sistem, menginstal file APK, menginstal firmware, dan sebagainya.

Meskipun ada banyak kelebihan yang ditawarkan oleh Root Android, pihak pengembang memilih tidak melakukan Rooting sejak awal karena ada beberapa kerugian yang bisa saja muncul akibat melakukan proses Rooting ini. Sebelum melakukan proses Rooting pada perangkat seluler Android Anda, sebaiknya Anda mempelajari terlebih dahulu mengenai keuntungan dan kerugian yang dimiliki oleh proses ini.

\Android Tools

Rooting bisa jadi menguntungkan bagi pengguna karena pengguna bisa melakukan overlock Android sehingga perangkat seluler Android akan menunjukkan performa yang jauh lebih baik. Melalui proses Rooting, Android akan bekerja lebih cepat dan responsif meskipun ada efek samping berupa panas berlebih yang bisa berpengaruh pada ketahanan perangkat.

Rooting juga berguna untuk menguninstall bloatware yang merupakan aplikasi bawaan vendor yang dianggap kurang berguna bagi pengguna. Root Android juga memungkinkan pengguna untuk membackup data pada perangkat secara penuh meliputi kontak, setting, SMS, dan lain sebagainya. Namun, Anda membutuhkan aplikasi SWM untuk membackup dan bahkan mengkustomisasi sistem operasi Android pada perangkat Anda. Pemindahan aplikasi secara keseluruhan menuju memori eksternal maupun SD card bisa dilakukan melalui proses Rooting ini.

Di sisi lain, Rooting juga mempunyai beberapa kelemahan. Akses yang dibuka secara penuh menuju sistem memungkinan virus untuk menyerang lebih mudah pada perangkat Android Anda. Masalah keamanan dan ketahanan perangkat juga akan semakin rawan dijebol virus terlebih jika Anda menginstal aplikasi tidak dari Google Play. Dengan demikian, Anda perlu mengantisipasinya dengan menginstal antivirus untuk sistem operasi Android pada perangkat seluler Anda.

Sebelum Anda melakukan Rooting, Anda harus tahu bahwa proses ini akan menghanguskan garansi pada perangkat Android Anda. Jika Anda sayang dengan masa garansi ponsel Android yang Anda gunakan, sebaiknya Rooting dilakukan setelah jaminan Garansi sudah habis.

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *