Kerugian Nokia Dibalik Akuisisi Oleh Microsoft

By on May 2, 2014
1708070Nokia-asha-501780x390

Seluruh proses akuisisi Microsoft terhadap Nokia memang telah rampung secara keseluruhan pada Jumat 25 April 2014 yang lalu. Tapi belakangan ini ada berita yang bisa di bilang kurang menyenangkan buat Microsoft sendiri. Hal tersebut karena sesaat sebelum resmi diboyong oleh Microsoft, ternyata bisnis Nokia sendiri dilaporkan mengalami kerugian yang cukup signifikan dan bahkan hampir dinyatakan bangkrut.

Menurut kabar yang beredar, kerugian yang dialami oleh bisnis perangkat dan layanan Nokia pada kuartal pertama 2014 tersebut tertuang dalam laporan keuangan yang dipublikasi Nokia pada Selasa 29/04/2014 saja tercatat ternyata mencapai angka 452 juta dollar AS. Tentu saja ini merupakan angka yang sangat fantastis untuk perusahaan sekelas Nokia yang pernah menguasai pasaran Global selama lebih dari 10 tahun.

Masih menurut laporan tersebut, ternyata pendapatan Nokia secara otomatis terus mengalami penurunan yang signifikan menjadi sekitar 2,6 miliar dollar AS per tahun. Menurut laporannya, jumlah tersebut turun sebanyak 30 persen jika dibandingkan dengan pendapatan yang diperoleh Nokia sendiri pada kuartal pertama pada tahun 2013 kemarin.

Nokia sendiri mengatakan bahwa penurunan pendapatan per tahun mereka tersebut disebabkan akibat dari buruknya tingkat penjualan perangkat di kategori mobile phones yang di huni lini seri Asha dan seri Lumia yang merupakan produk unggulan Nokia, terutama untuk lini smart devices dan kategori produk smartphone yang menggunakan OS Windows Phone dan Android yang dihuni Nokia X dan seri X lainnya.

Sebenarnya, dengan berkurangnya minat para pengguna untuk membeli perangkat low-end Nokia masih bisa ditutupi secara langsung dengan lebih tingginya penjualan perangkat smart devices yang di produksi pihak Nokia. Tapi secara tidak langsung, justru pihak Nokia sendiri mengakui bahwa mereka masih sangat kesulitan untuk bersaing dengan smartphone iOS dan Android yang terus menjamur di pasaran Global. Terutama Smartphone android yang belakangan ini banyak diadopsi oleh vendor-vendor asal Asia seperti Samsung, LG dan beberapa vendor asal cina dan India.

Menurut Tech Crunch, menurunnya anggak penjualan tersebut menjadi peringatan dini bagi Microsoft sebab semua perangkat Nokia tersebut kini telah menjadi perusahaan yang bermarkas di Redmond Washington tersebut. Microsoft sendiri kini memiliki perangkat smartphone Nokia yang menjalankan OS Windows Phone dan beberapa masih menggunakan Windows Phone yang merupakan jagoan dari pihak Microsoft.

Selain itu juga, ternyata harga jual perangkat kategori mobile phones dan smart devices Nokia juga mengalami penurunan dari tahun ke tahun pada kuartal pertama tahun 2014 ini. Untuk itulah, akhirnya pihak Microsoft tidak akan hanya bergantung pada penjualan smartphone saja untuk menggenjot keuntungan yang besar, tetapi juga mereka akan menggenjot dari segi layanan yang berpusat pada aplikasi dan layanan purna jual.

1503289Lumia-930780x390

About Techno Freak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *