Jejak Kejayaan Samsung

By on May 14, 2014
1. Jejak Kejayaan Samsung 1

Samsung adalah raksasa elektronik yang paling besar di Korea dan juga termasuk perusahaan terbesar didunia. Samsung saat ini memproduksi hampir seluruh jenis peralatan elektronik dari ponsel, AC, Televisi, audio, bahkan juga mesin-mesin berat. Samsung memang salah satu perusahaan paling disegani di dunia, tapi tahukah Anda dulu Samsung dicap sebagai perusahaan elektronik murahan?. Tidak usah jauh-jauh, sekitar tahun 1990 – 2000an saat android belum Anda, jika Anda disuruh memilih antara produk-produk ponsel masa itu seperti Siemen, Samsung, Nokia, Sony, dan Ericson. Maka Anda sudah pasti memilih Nokia dengan alasan produk Samsung tidak terkenal.

Namun kini jika Anda diminta memilih lagi, sudah pasti Anda akan memilih Samsung, karena saat ini Samsung dikenal sebagai produsen ponsel yang paling berkualitas di dunia dan bahkan bisa mengalahkan penjualan iPhone.  Kejayaan Samsung ini tidak begitu saja didapat dengan mudah dalam waktu singkat. Jejak kejayaan Samsung bermula dari puluhan tahun lalu dimana perusahaan ini masih merupakan perusahaan kelas dua yang dipimpin oleh Lee Kun Hee.

Bisa dibilang bahwa Lee Kun Hee adalah bapak kejayaan Samsung, karena ditangannya Samsung mencapai kesuksesan. Walau dianggap remeh oleh banyak rivalnya, anak pendiri Samsung Lee Byung Chull ini tidak pantang menyerah. Setelah lulus dari Waseda University di Jepang dan gelar MBA dari George University di Amerika. Dengan kepintaran yang ia miliki dan juga pengetahuannya tentang Samsung grup yang didirikan oleh ayahnya, Lee mempunyai ambisi untuk membuat sukses Samsung.

Pada tahun 1968 jejak kejayaan Samsung dimulai, yaitu saat Lee bergabung dengan Samsung Group ditahun tersebut. Perusahaan keluarga ini saat itu masih dipimpin ayahnya dan hanya berfokus untuk memproduksi barang dengan kuantitas banyak namun dengan kualitas rendah. Setelah Lee diangkat menjadi chairman Samsung, dua minggu setelah ayahnya meninggal, Lee berambisi mengubah arah kebijakan perusahaan dan  ingin memproduksi produk-produk yang berkualitas.

Pada awal kepemimpinan Lee, Samsung tumbuh dua kali lipat namun itu tidak membuatnya puas, apalagi produk-produk Samsung disepelekan di pasar Amerika dan Eropa. Oleh sebab itu tahun 1993 Lee mengumpulkan para eksekutif Samsung yang jumlahnya ratusan dan melakukan rapat di Grand Kempinski Hotel di Jerman. Selama tiga hari ia mengungkapkan dan menjelaskan visi masa depan Samsung dan deadline agar visi tersebut dicapai. Pidato Lee tersebut disebut sebagai Frankfurt Declaration of 1993 dan dibuat bukunya setebal 200 halaman serta dibagikan kepada seluruh karyawan sebagai motivasi.

Sejak saat itu kejayaan Samsung tak terbendung. Kini nilai Samsung adalah 39 kali dibandingkan tahun 1987 dan masuk 10 merek paling disegani versi Interbrand. Lee menjadi sosok paling dikagumi di Korea Selatan dan juga menjadi salah satu orang terkaya di Dunia dengan harta sekitar USD 12,6 miliar.

harga samsung, hp samsung, android, gadget, ponsel

BACA JUGA:

Microsoft Berencana Produksi Jam Tangan Pintar

Malware Yang Minta Tebusan Uang

 

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *