Inilah Bantahan Google Terkait Google Glass

By on May 8, 2014
3.Google Glass Siap Dipasarkan Secara Bebas3

Setelah untuk pertama kali diperkenalkan pada 2012 yang lalu, ternyata perangkat kacamata pintar Google Glass ini dengan cepat memperoleh reputasi sebagai alat mata-mata karena konon katanya mampu merekam gambar secara diam-diam dan banyak orang menganggap bahwa ini merupakan pelanggaran privacy.

Astro Teller, yang merupakan salah seorang eksekutif Google, yang ditujukan kepala proyek Moonshot di Google X, kemarin sempat mencoba untuk menampik anggapan yang sudah menyebar luas ini dengan memberikan beberapa penjelasan terkait dengan kacamata pintar besutan Google ini.

Seperti dikutip dalam laman TechRadar, dalam konferensi TechCrunch Disrupt yang dilaksanakan beberapa waktu yang lalu, Tellet mengatakan bahwa Google Glass merupakan kamera mata-mata terburuk di dunia yang pernah ada di jaman modern ini. Google Glass hanya mengarah sesuai dengan pandangan pengguna yang ada di depannya saja, setelah itu akan menyala ketika mengambil gambar sehingga sulit dipakai sebagai kamera mata-mata.

Lebih jauh lagi, Teller mengatakan bahwa Google Glass merupakan alat mata-mata yang sangat konyol, kalau Anda ingin memata-matai orang dengan alat mata-mata, maka saya bisa menganjurkan perangkat lainnya, kata Teller sambil memberikan contoh alat mata-mata yang terlihat seperti smartwatch dan kamera mungil yang bisa dipasang di kancing baju tanpa terlihat.

Dalam kesempatan ini juga, Teller berusaha untuk membantah persepsi bahwa Google Glass bisa saja mengalihkan perhatian pemakainya dari dunia nyata sehingga si pemakainnya tidak akan peduli lagi terhadap lingkungan sekitarnya.

Untuk masalah ini, Teller mengatakan bahwa Google sebenarnya berusaha untuk menjadikan Glass sebagai alat canggih yang akan membantu pengguna untuk menyatukan dunia nyata dengan dunia digital. Jadi bukan ingin menjauhkan pengguna dari dunia nyata. Justru dengan adanya smartphone, kebanyakan orang skearang menjadi malas untuk bersosialisasi karena terfokus kepada smartphone mereka. Makanya kehadiran Google Glass ini sebagai solusi semua permasalahan itu

Teller juga menjelaskan bahwa visi masa depan dari Google Glass sendiri adalah untuk mengharmoniskan dunia nyata dan dan digital dalam satu perangkat. Glass juga bertujuan untuk memberikan jalan bagi pengguna supaya secara alamiah dan elegan berada di dunia nyata dan digital pada saat bersamaan. Teller sendiri berharap bahwa suatu hari nanti Google Glass bisa menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari

Google ingin memposisiskan Google Glass seperti halnya kacamata sungguhan ketika mulai digunakan pada 700 tahun yang lalu dan sekarang telah berkembang menjadi kebutuhan penting dalam dunia kesehatan dan bahkan fashion. Tentu saja Teller faham bahwa ini tidak akan mudah, tapi seiring berjalannya waktu dan semakin bertambahnya pemakai Google Glass, maka kacamata canggih ini akan diterima sebagaimana kacamata pada umumnya.

1. Kontroversi Google Glass Seharga Rp. 17 Juta 1

About Techno Freak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *