Ini Dia Alasan Baterai Smartphone Ngedrop

By on April 20, 2015
Agar-Baterai-Smartphone-Tidak-Cepat-Habis-dan-Rusak-Baca-Tips-Berikut

Baru-baru ini, beberapa Ilmuwan yang tergabung dalam pusat penelitian Pacific Northwest National Laboratory (PNNL), menyatakan kalau mereka sudah menemukan alasan kenapa baterai smartphone dari masa ke masa terlihat semakin loyo dan kurang menunjang kinerja berat oleh ponsel cerdas ini.

Selama ini, kebanyakan baterai Lithium-ion merupakan jenis baterai yang paling banyak digunakan oleh smartphone, dan bahkan oleh gadget seperti tablet, phablet, laptop dan lainnya. Semakin banyak sebuah baterai diisi ulang atau di charge, maka baterai jenis ini akan semakin boros.

Contohnya saja, hampir seperlima kapasitas baterai Lithium-ion tenryata akan langsung hilang setelah baterai tersebut 500 kali charge oleh penggunanya. Selain itu, para peneliti dari PNNL juga menyatakan beberapa alasan dibalik hilangnya kapasitas baterai tersebut, yakni akibat muncul stres pada baterai.

Hampir mirip dengan apa yang terjadi dengan manusia, ketika baterai terlalu sering digunakan dan dicharge oleh penggunanya, maka yang terjadi adalah munculnya stres yang berupa kerusakan pada bagian elektrode, yang merupakan tempat penyimpanan listrik yang ada dalam baterai tersebut.

1. Google Ciptakan Baterai Android yang Lebih Awet 1

Tidak hanya itu, dalam setiap pengisian daya juga terbukti akan membunuh satu bagian kecil dari elektrode baterai tersebut. Akhirnya, setelah ratusan kali baterai tersebut charge, secara otomatis jumlah elektroda yang mati akan terus menerus meningkat sampai akhirnya mengurangi kapasitas baterai smartphone tersebut secara keseluruhan.

Sebagai informasi tambahan, Baterai Lithium-ion sendiri selama ini diketahui punya batas isi ulang daya sampai dengan 1500 kali, setelah itu, baterai akan menjadi sangat boros atau yang kita sebut dengan istilah ‘ngedrop’. Maka dari itu, mulai sekarang anda harus bisa menghitung berapa kali Anda mengisi ulang smartphone. Dengan perhitungan ini, anda bisa menetapkan kapan penggantian baterai akan dilakukan.

Selain itu, perlu kita ketahui jika baterai smartphone yang sudah melewati batas pengisian daya maksimal, maka lama kelamaan baterai akan mudah rusak atau bocor. Tentu saja kalau dibiarkan terus menerus, maka kondisi ini akan bisa membahayakan smartphone dan anda sendiri sebagai penggunanya.

About Techno Freak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *