Google Glass Berbahaya Bagi Penggunanya

By on May 23, 2014
3. Google Glass Berbahaya Bagi Penggunanya 1

Google Glass sudah mulai diedarkan oleh Google dan sudah banyak orang yang mengantri untuk mendapatkan kacamata berteknologi tinggi ini. Di Indonesia kacamata cerdas ini dijual dengan harga yang cukup fantastis yaitu sekitar 16-17 juta rupiah. Harga yang gila-gilaan ini ditentukan bukan karena mahalnya teknologi atau mahalnya material yang dipergunakan untuk membuat perangkat kacamata ini melainkan mahalnya Google menghargai orang yang menciptakan teknologi Google Glass, sehingga harga Google Glass menjadi polemik bagi masyarakat luas karena sebenarnya harga pembuatan kacamata ini hanya sekitar 1,7 juta rupiah saja.

Namun dibalik mahalnya harga Google Glass, ada klaim yang menyatakan bahwa Google Glass berbahaya bagi mata penggunanya. Hal yang diklaim sebagai bahaya yang disebabkan oleh Google Glass adalah efek sakit dan pegal pada mata pengguna. Penelitian menyebutkan bahwa rasa pegal dan sakit tersebut disebabkan karena perangkat Google Glass ini mempergunakan layar yang langsung berada di depan mata penggunanya, sehingga mau tidak mau otot mata harus berkontraksi untuk menyesuaikan jarak pandang. Karena adanya efek samping sakit tersebut maka banyak pihak meminta agar Google Glass dipasangi peringatan resiko sakit mata bagi pengguanya.

Pihak Google menanggapi bahwa isu sakit mata ini adalah hal yang lumrah akibat belum biasanya pengguna Google Glass mempergunakan perangkat canggih ini. Menurut salah satu dokter lulusan Harvard yang dipekerjakan Google berkata bahwa Google telah mendesain Google Glass dengan meletakan kaca proyeksi yang tidak menghalangi titik pandang yang dimiliki oleh kebanyakan orang. Lebih lanjut dokter itu berkata bahwa sakit yang diderita tersebut sama seperti saat Anda memakai kacamata konvensional yang baru Anda beli dari optik.

Dokter yang bekerja di Google ini juga mengatakan bahwa memang resiko sakit mata dan pegal bisa saja terjadi namun bukan karena desain Google Glass berbahaya bagi mereka namun karena mereka terlalu lama memakai Google Glass dengan mempergunakan pengaturan di dalamnya. Namun ia juga menambahkan bahwa efek samping ini baru akan terasa jika  pengguna telah mempergunakan Google Glass kurang dari seminggu, jika telah lebih dari seminggu maka mata akan terbiasa dan sakit tidak akan terasa lagi, jadi ia menyarankan bahwa pengguna sebaiknya berusaha beradaptasi dengan perangkat tersebut lebih lama lagi.

Isu Google Glass berbahaya bagi pengguna adalah tidak benar karena fungsi yang dibuat untuk Google Glass adalah hanya aktivitas lirik cepat untuk mengambil gambar, membaca peta dan membaca pesan. Google Glass tidak didesain untuk melihat film streaming atau kegiatan lain dengan waktu yang lama, oleh sebab itu sakit maka dan pegal-pegal tersebut bisa diakibatkan karena pengguna sering melirik untuk mempergunakan fitur tersebut.

google glass, efek google glass, bahaya google glass, google, teknologi

BACA JUGA:

Apa Jadinya Jika Google Glass Digunakan dalam Pertandingan NBA?

Lihat Hasil Karya Mahasiswa UGM, Daniel Oscar dan Tim dalam Menciptakan Quick Disaster, Aplikasi Terbaik untuk Google Glass

About Tekno Journalist

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *