Facebook Resmi Tinggalkan Adobe Flash, Kini Gunakan HTML5

By on December 23, 2015
1.Facebook Resmi Tinggalkan Adobe Flash, Kini Gunakan HTML5.3

Saat ini Facebook telah menggunakan HTML 5 untuk memutar video pada layanan situs jejaring soal mereka. Hal itu telah diumumkan oleh perwakilan Facebook hari Senin kemarin (21/12). “(HTML5) lebih cocok bagi Facebook untuk terus melakukan inovasi dengan cepat dan berskala. Selain itu HTML5 juga menawarkan kapasitas yang lebih besar untuk kebutuhan kompleks,” demikian kata perwakilan Facebook seperti yang dilaporkan di laman The Verge.

Sebenarnya sudah diketahui sejak bulan Juli 2015 kemarin, Facebook sudah menyampaikan rencana mereka untuk tidak lagi memakai Adobe Flash dan berganti ke HTML5. Hal ini karena kelemahan software yang terdapat pada Flash diyakini akan berpotensi menjadi gerbang untuk para peretas jahat.

Dengan didukung teknologi dari HTML5, saat ini Facebook optimis mampu memberikan pengalaman yang jauh lebih baik untuk para pengguna situs jejaring social ini. Baik dari sektor keamanan secara spesifik ataupun inovasi yang lain secara umum.

“Kami menantikan sampai hari ini yaitu saat di mana HTML5 disematkan pada layanan kami,” demikian kata Daniel Baulig selaku Front-End Engineer Facebook. Kami akhirnya dapat berhasil sampai di level kesenangan maksimal,” lanjut Baulig.

Sebenarnya tidak hanya Facebook saja yang beralih dari Adobe Flash. Youtube dan sejumlah layanan popular lain juga diketahui akan meninggalkan Flash. HTML5 menjadi pilihan yang lebih diminati oleh mereka untuk menjalankan fungsi video, game, dan animasi pada layanan masing – masing. Alasannya karena HTML5 dinilai lebih stabil serta sudah mendukung ekosistem pada layanan mobile.

Karena dibanjiri dengan banyak keluhan, pihak Adobe sendiri akhirnya memutuskan untuk menghentikan Adobe Flash buatannya. Meskipun demikian, Adobe juga tidak lantas menyerah saat produknya ditinggalkan. Mereka sudah berencana untuk menghidupkan kembali layanan yang serupa dengan merombak kualitas dan menggunakan nama yang berbeda pada tahun 2016 mendatang.

Flash sendiri dihentikan oleh Adobe karena memang teknologi yang digunakannya untuk membuat animasi dan gambar sudah tidak relevan lagi dengan kebutuhan masyarakat masa kini. Selama dua dekade, Flash telah menjadi standar produksi animasi web. Tetapi sekarang dengan semakin maraknya HTML5  serta tuntutan peningkatan standar animasi untuk web, Adobe pun memutuskan untuk memperbaiki layanan buatannya tersebut.

Sekedar informasi, HTML5 merupakan tool yang memiliki fungsi hampir sama dengan Flash. Yang membedakan antara Flash dan HTM5 adalah pengoperasian HTML5 jauh lebih mudah dan kemampuannya juga lebih mumpuni, khususnya untuk konten mobile.

Hal itu terbukti dari banyaknya konten dan layanan yang tadinya digodok dengan Flash saat ini sudah berganti ke HTML5 di antaranya adalah industry kartun Titmouse Inc dan Nickelodeon. Adobe sendiri tidak akan berlama – lama menghentikan tool animasi mereka. Versi perbaikan dari Flash akan hadir dengan nama baru yaitu Adobe Animate CC yang rencananya akan diluncurkan pada awal tahun 2016.

Adobe Flash

About Melisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *