Di Amerika, Wearable Device Banyak Diterlantarkan

By on April 5, 2014
smart-watches

Dalam sebuah penelitan yang dilakukan perusahaan riset Endeavour Partners baru-baru ini telah mengatakan bahwa, sepertiga orang di Amerika Serikat yang membeli perangkat wearable, kini dilaporkan tidak lagi menggunakan perangkat yang dibelinya tersebut setelah enam bulan masa pemakaian.

Dalam penelitian yang dilakukan ini untuk mengukur seberapa pentingkah perangkat wearable (seperti gelang atau jam tangan pintar pengukur kesehatan tubuh) dalam kehidupan manusia Modern seperti sekarang ini.

Harus diakui, bahwa menurut laporan terbaru banyak yang mengatakan bahwa penjualan Galaxy Gear kembali meningkat ke 30 persen dari tahun lalu. Tapi ternyata, di sisi lain juga semakin banyak juga perangkat Galaxy Gear yang dijual di situs jual beli barang bekas eBay.

Hal ini secara tidak langsung, para penggunanya hanya ingin merasakan pengalaman memakai perangkat wearable terbaru, dan setelah itu mereka bosan dan menjualnya lagi.

Selain sebanyak sepertiga pemilik perangkat wearable tidak lagi menggunakan wearable miliknya dalam waktu enam bulan, ternyata penelitian itu juga telah menyebutkan satu dari sepuluh pengguna perangkat pemantau kesehatan tak lagi digunakan oleh para pembelinya.

Data terbaru ini sekaligus kembali mendukung data penelitian tahun lalu yang dikeluarkan oleh CCS. Dalam penelitian tersebut, CCS telah menyatakan bahwa 40 persen pemilik perangkat wearable telah membuang perangkatnya karena tidak mereka pakai lagi.

Mengutip sebuah laporan yang ditulis dalam alam PhoneArena, penelitian tersebut belum mendapatkan jawaban mengapa orang-orang menelantarkan perangkat canggih tersebut. Tapi Endeavour Partners memiliki asumsi sendiri terkait kenapa para pengguna wearable ini harus menjual kembali atau bahkan membuang barang canggih yang sudah mereka beli.

Endeavour berasumsi bahwa, dulu jam tangan pintar dari Pebble disebut-sebut sebagaik perangkat terbaik dan terhebat di kelasnya, tapi tidak banyak orang yang memilikinya. Bukan itu saja, Galaxy Gear yang merupakan jam tangan pintar dari Samsung dinilai memiliki harga yang terlalu mahal, bahkan hampir menyamai ponsel flagship pabrikkannya sendiri. Maka dengan memiliki barang-barang tersebut, kebanyakan orang akan merasa eksklusif.

Selain itu, banyak orang yang memiliki gelang pencatat aktivitas fitnes terbaru, tapi perangkat ini hanya benar-benar diperlukan oleh mereka yang benar-benar fokus dalam bidang olahraga saja. Endeavour Partners bahkan menganalogikan bahwa, gelang pencatat aktivitas fitnes ini akan ditelantarkan sama halnya dengan seseorang tidak melanjutkan kartu keanggotaan di tempat fitnes atua gym yang mereka datangi.

Maka jangan heran karena sekarang ini wearable sudah sangat umum dan bahkan banyak yang memilikinya, akhirnya banyak orang yang merasa tidak se-eksklusif dulu lagi. Selain itu juga, mereka merasa tidak terlalu membutuhkan barang-barang canggih tersebut sebagai penunjang aktifitas mereka karena semuanya sudah bisa didapatkan lewat smartphone.

2. Nokia SmartWatch - Gebrakan Nokia di Pasar Android 1

About Techno Freak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *