Cara Mengurangi Dampak Radiasi Ponsel

By on September 25, 2013

Pengaruh radiasi ponsel dipercaya menjadi penyebab terjadinya beberapa penyakit seperti tumor otak. Memang, hal ini masih menjadi pertanyaan besar tapi para peneliti tetap mengingatkan khususnya efek terakumulasinya radiasi ponsel. Lalu, sebagai pengguna ponsel, langkah apa saja yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi radiasi tersebut? Perlu diketahui bahwa The Food and Drug Administration’s dalam situsnya menyatakan bahwa belum ada bukti adanya hubungan antara radiasi ponsel dengan masalah kesehatan. Namun, hal yang memang sudah dipastikan adalah FDA memastikan bahwa ponsel memang mengeluarkan radiasi tingkat rendah serta energi radiofrekuensi (RF) tidak panas yang tidak akan merusak DNA penggunanya. Di sisi lain, FDA mengingatkan bahwa RF juga bersifat kumulatif. Artinya, jika RF terus menerus dekat dengan Anda dan bertumpuk secara berlebihan maka akan sangat berbaya.

Bayangkan, saat ini sudah banyak anak-anak yang sudah memiliki ponsel dan tentunya berisiko untuk terkenal radiasi ponsel tersebut. Karena sedari kecil Anda sudah terpapar radiasi tersebut maka semakin besar kemungkinan terjadi gangguan kesehatan saat Anda dewasa nanti. Sebelum ini, organisasi bernama The Environmental Working Group atau EWG menyatakan bahwa studi yang mereka lakukan pada tahun 2007 menunjukkan bahwa ada peningkatan jumlah anak dengan kendala hiperaktif sebesar 80%. Anak-anak dengan kendala hiperaktif tersebut ternyata sudah menggunakan ponsel mulai kecil atau bahkan sudah berdekatan dengan ponsel semasa dalam kandungan. Radiasi dapat memapar janin ketika sang ibu sering menelepon menggunakan ponsel. Risiko penyakit lain yang diprediksi bisa muncul dalam jangka waktu 10 tahun karena penggunaan ponsel adalah glikoma atau tumor otak dan kemungkinan kemunculannya adalah 60%. Tumor kelenjar ludah juga menjadi penyakit yang akan muncul karena radiasi ponsel dan bahkan kemunculannya sekitar 50%. 20% pengguna ponsel juga berpotensi terkena migraine dan vertigo akibat radiasinya. Untuk mengurangi risiko radiasi ini, parlemen di Eropa sudah melakukan resolusi pengembangan radiasi ponsel yang lebih kecil di tahun 2008. Sayangnya, aturan ini masih belum bisa diterapkan dengan maksimal. Karena radiasi memang terdapat pada ponsel maka ada baiknya untuk menjauhkan ponsel Anda sebisa mungkin dari organ tubuh. Selain itu, gunakan speaker saat telepon ketimbang mendekatkan ponsel ke telinga. Hal ini karena jarak otak dan telinga sangatlah dekat sehingga radiasi aka cepat masuk otak. Dengan perantara speaker, Anda bisa menjauhi radiasi hingga 15 inci dan tentu saja mengurangi RF ke otak hingg 1/225th.

Pernyataan ini dikemukakan oleh Dr. Andrew Weil. Dr. Andrew Weil juga menyarankan pengguna ponsel untuk menggunakan telepon umum saat harus berbicara dalam waktu yang lama. Selain menggunakan speaker, Anda juga bisa menggunakan headset sehingga radiasi ponsel bisa menjauh dari tubuh Anda. Usahakan untuk tidak menaruh ponsel di ranjang tempat Anda tidur. Ada baiknya untuk mencari tahu jumlah RF ponsel Anda. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode Spesific Absorption Rate atau SAR. Amerika hanya memperbolehkan SAR sebesar 1.6 watt per kilogram sedangkan setiap ponsel memiliki SAR yang berbeda-beda. Hendaknya perusahaan ponsel juga memberikan informasi label emisi radiasi pada produknya agar konsumen bisa lebih mengantisipasi bahaya radiasi ponseltersebut.

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *