Bukti Baru Kandungan Air di Mars

By on September 29, 2013
2.Bukti Baru Kandungan Air di Mars 1

Eksplorasi Planet Mars belum selesai dan di tahun 2014 masih ditargetkan penelitian untuk mengamati dan mencari bukti-bukti kehidupan di Mars dan juga mengetahui lebih lanjut bukti adanya kandungan air di Mars. Eksplorasi ini dilakukan oleh badan antariksa Amerika NASA dengan mempergunakan NASA Curiosity. Robot yang didesain untuk bisa berjalan di mars ini menemukan banyak bukti bahwa Mars memang pernah mengandung air.

Bukti adanya air di Mars dinyatakan dengan dengan adanya pengeringan bertahan di planet ini dan debu serta tanah halus yang merupakan tanda adanya kandungan air di masa lalu. Robot yang didesain dengan khusus dan dilengkapi tembakan laser ini mampu menembakan laser untuk kemudian debunya diamati oleh tim peneliti yang ada di Bumi. Penlitian ini dipimpin oleh Roger Wiens yang bertugas pada instrument ChemCam.

Penelitian ini melibatkan banyak sekali pihak dan ilmuwan internasional, APXS, SAM dan juga Chemin. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa hydrogen yang nampak saat laser NASA Curosity ditembakan kedalam debu merupakan hasil dari penguraian air. Bukti awal ini diperkuat dengan instrumen SAM Curiosity yang membuktikan bahwa tanah di Mars mengandung air dengan kandungan 1,5% – 3 %. Temuan ini sangat luar biasa dan merupakan temuan yang sangat penting bagi pengenalan lebih mendalam tentang planet Mars ini.

Robot NASA Curiosity ini dijadwalkan masih setahun lagi  untuk meneliti kandungan air di Mars yang masih tergolong planet yang belum banyak di eksplorasi oleh manusia. Robot ini dijadwalkan akan melakukan perjalanan ke Mount Sharp, suatu puncak di planet Mars dengan ketinggian 3 mil. Para ahli yakin bahwa Mount Sharp mengandung endapan yang bisa mengungkapkan sejarah Mars miliaran tahun yang lalu, termasuk sejarah iklim dan geologi planet ini.

Sementara itu ada juga misi lain yang diemban oleh NASA Curiosity yaitu mencari jejak-jejak mahluk hidup atau bentuk kehidupan yang lain yang ada diplanet merah ini. Namun sayang dikabarkan bahwa robot cerdas ini tidak menemukan tanda-tanda zat Metana di atmosfer. Gas Metana adalah gas yang merupakan tanda adanya kehidupan. Gas ini banyak terdapat di Bumi.

Sejak didaratkan di Mars pada Agustus 2012 yang lalu, robot cerdas ini mempunyai misi utama mencari jejak kandungan air di Mars dan juga membantu para peneliti menentukan apakah planet merah ini mendukung kehidupan microba. Penelitian ini dulu didasarkan pada pengamatan melalui satelit dan teleskop yang menunjukkan adanya kandungan gas metana dan juga aktifitas geologi Mars, namun setelah NASA Curiosity diterjunkan, tidak ada tanda-tanda metana yang merupakan pertanda adanya mahluk hidup. Untuk mendukung penelitian, para ahli telah mengambil banyak sekali foto-foto permukaan Mars dan sampel tanah serta bebatuan Planet merah ini.

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *