Bos Google Plus Mengundurkan Diri

By on April 26, 2014
1.Bos Google Plus Mengundurkan Diri 2

Kabar kurang menyenangkan datang dari Google Plus. Pasalnya, Eksekutif Google yang menangani jaringan sosial Google Plus yang bernama Vic Gundotra, memutuskan untuk meninggalkan perusahaan tersebut pada hari Kamis kemarin tanggal 24 April 2014. Vic Gundotra adalah wakil presiden di Google. Setelah bekerja selama 8 tahun dan membangun kiprahnya di Google yang berlokasi di Mountain View, California, Amerika Serikat, Gundotra akhirnya resmi meninggalkan perusahaan yang telah melambungkan namanya itu. Bisa dibilang, Google Plus yang mana merupakan sebuah sosial media hasil besutannya tersebut digadang-gadang sebagai salah satu sosial media yang paling berani untuk menantang raksasa sosial media Facebook.

Pengumuman akan Gundotra yang meninggalkan Google tersebut di pasang di produk yang dibidanginya. Sayangnya, tidak ada kejelasan mengenai alasannya untuk memutuskan berhenti bekerja di Google dan atau tujuan berikutnya setelah keputusan tersebut diambil. Gundotra pun menulis “Saya bersemangat tentang langkah saya berikutnya,” Tapi ini bukan hari untuk berbicara tentang itu. Ini adalah hari untuk merayakan delapan tahun terakhir. Untuk menangis. Dan tersenyum. Untuk menyongsong perjalanan berikutnya.”

bos google, google plus, android, online games, sosok tekno

Larry Page, yang saat ini sedang menjabat sebagai CEO Google, memberikan pujian Gundotra dalam sebuah unggahan yang diunggah di halaman Google Plus milik pribadinya. Dia mengatakan bahwa Gundotra telah membangun Google plus mulai dari nol. Menurutnya, hanya ada beberapa, bahkan sedikit sekali orang yang memiliki keberanian dan kemampuan untuk memulai sesuatu seperti yang dilakukan oleh Gundotra. Larry Page pun juga tidak lupa turut mengucapkan terima kasih atas semua kerja keras dan gairah yang sudah diberikan oleh Gundotra untuk Google.

Adapun mengenai berita tersebut, Page sama sekali tidak langsung mengumumkan pemimpin baru yang akan menguasai Google Plus. Menurutnya, Media sosial tersebut sudah membuka penawaran bagi lebih dari 500 juta pengguna. Sayangnya, masih butuh banyak pemikat untuk mengajak orang mau berpindah dari Facebook dan mulai menggunakan Google Plus. Hal ini dilatar belakangi oleh fakta yang menunjukkan bahwa walaupun adanya pertumbuhan pesat sejak tiga tahun yang lalu, Google Plus hanya baru bisa mencatatkan kurang dari setengah pengguna Facebook.

Namun, walaupun demikian, Google masih bisa berpuas hati. Google Plus telah mencatatkan tujuannya yakni dengan memberikan informasi lebih lanjut berkaitan dengan identitas dan preferensi baru bagi pengguna mesin pencari Google, serta memberikan informasi seputar layanan lain yang ditawarkannya. Informasi yang didapatkan di Google Plus dirasa mampu dan sangat membantu Google untuk menjual iklan digital yang merupakan sumber utama penghasilan mesin pencari tersebut. Sebelum mulai membangun Google Plus, Gundotra membantu membangun proyek beberapa aplikasi awal untuk sistem Android. Apa yang akan terjadi dengan Google Plus setelah ditinggal oleh pembuatnya?

bos google, google plus, android, online games, sosok tekno

BACA JUGA:

Microsoft Akhirnya Selesaikan Proses Akuisisi Divisi Perangkat dan Layanan Nokia

Trik Umur Panjang Baterai Smartphone

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *