BlackBerry Dikabarkan Bangkrut

By on October 6, 2013
1.BlackBerry Dikabarkan Bangkrut2

Setelah beberapa kali diberitakan tidak sedap, kini BlackBerry kembali santer diberitakan akan bubar. Berita ini berhembus kencang setelah imbas dari harga saham perusahaan yang diturunkan oleh Fairfax Financial menjadi $5 dan $9 per lembar saham. Tidak hanya itu, masalah perusahaan ini berlanjut dengan diprediksikan akankehabisan dalam 18 bulan ke depan. Thorsten Heins selaku Chief Executive Officer BlackBerry menampik kabar tersebut.

Menurutnya, perusahaan masih memiliki kas sebesar $2.6 miliar bahkan tidak memilki hutang. Walaupun Thorsten Heins menolak dikatakan bahwa BlackBerry akan bangkrut tapi Pierre Ferragu, analis dari Bernstein Research tetap memperkirakan bahwa kas tersebut akan terkuras pada Februari 2015 mendatang. BlackBerry sendiri sudah sepakat dengan pembelian yang dilakukan oleh Fairfax Financial yaitu sebesar $4.7miliar. Perusahan ini juga sudah dilirik oleh Carberus Capital.

Dikabarkan Carberus Capital meminta informasi terkait kondisi keuangan sebagai pertimbangan. Menurut Ferragu, dengan kondisi kas yang tidak jelas akan mempengaruhi konsumen. Tentunya, pembelian akan menurun drastis. Menurut analisa mereka, produsen asal Kanada akan semakin memburuk bahkan lebih buruk dari apa yang diperkirakan oleh konsumen.

Secara detail, Ferragu menyatakan bahwa BlackBerry akan menggelontorkan hampir $2 miliar kas yang mereka miliki. Kondisi ini akan terus berlanjut hingga 6 kuartal ke depan. Jika nantinya prediksi ini terbukti, BlackBerry yang dulunya bernama Research In Motion ini akan mengalami likuiditas.

1.BlackBerry Dikabarkan Bangkrut1

Masalah ini akan diperburuk dengan tidak jelasnya BlackBerry Messenger atau BBM untuk Android dan iOS. Padahal, waktu peluncuran sudah lewat namun fitur initidak juga diluncurkan. Di sisi lain, BlackBerry menyatakan bahwa pihaknya akan tetap merilis BBM lintas platform. Pengamat telekomunikasi, Teguh Prasetya mengutarakan bahwa aplikasi ini kemungkinan besar akan tetap dirilis walaupun entah kapan.

Hal ini harus dilakukan karena BlackBerry akan sangat tergatung dengan Android dan iOS jika perusahaan mereka masih ingin beroperasi. Menurutnya, jika BlackBerry membatalkan rencananya tersebut maka perusahaan ini akan semakin anjlok dan terpuruk. BlackBerry tidak memiliki pilihan lain selain menjalankan ide aplikasi BBM lintas platform.

Perusahaan ini tidak hanya bersaing dengan platform lain tapi juga harus bersaing dengan aplikasi instant messenger lain yang sudah banyak beredar bahkan lebih menarik dari aplikasi milik BlackBerry. Hingga saat ini peluncuran BBM untuk Android dan iOS masih ditunda. Kemungkinan besar, BlackBerry masih memiliki masalah teknis khususnya masalah terkait dengan server. Sepertinya, Blackberry tidak memiliki jumlah server yang cukup untuk mengantisipasi lonjakan pengguna BBM.

Lalu, bagaimana nasib perusahan gadget asal Kanada ini selanjutnya? Tentunya, Anda masih harus menunggu solusi apa yang akan diambil oleh pihak perusahaan. Jika memang isu-isu di atas terbukti benar bukan mustahil kalau BlackBerry akan bangkrut dan berpindah tangan ke perusahaan lain yang berminat membelinya.

blackberry

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *