Apple Dinobatkan Sebagai Perusahaan Paling Ramah Lingkungan

By on April 5, 2014

Greenpeace, yang merupakan sebuah Organisasi lingkungan hidup, kemarin telah menobatkan Apple sebagai perusahaan teknologi yang sangat peduli terhadap kelestarian lingkungan. Penghargaan ini berdasarkan energi yang digunakan oleh pihak Apple dinyatakan tidak akan menimbulkan emisi gas CO2 di udara.

Sebagai informasi, beberapa perusahaan teknologi seperti Apple, Google, Facebook, Mircrosoft, Blackberry, Twitter dan lainnya sangat membutuhkan data center untuk keperluan penyimpanan data base para pelanggan. Dan dan data center tersebut pastinya sangat membutuhkan daya yang sangat besar untuk membuat data center tersebut terus berfungsi dengan baik selama 24 jam non-stop.

Dalam upaya penggunaan daya tersebut, pastinya akan sangat membutuhkan energi yang besar, dan bahkan satingkat dengan kebutuhan energi pabrik. Beberapa perusahaan banyak menggunakan sumber daya dari batu bara, listri, nuklir dan gas. Tetapi pihak Apple tercatat oleh Greenpeace sama sekali tak menggunakan sumber daya tersebut yang dapat mengeluarkan efek rumah kaca.

Perusahaan Apple secara khusus telah lama menggunakan panel surya untuk memenuhi kebutuhan energi guna menghidupi data center mereka. Selain panel surya, ternyata Apple juga masih mempunyai sumber daya ramah lingkungan lainnya yang tidak kalah dengan panel surya, yaitu yang energi ramah lingkungan berasal dari energi kinetik yang beurpa baling-baling yang digerakan oleh angin.

Dalam laporannya, pihak Apple tercatat sudah menggunakan energi ramah lingkungan sebanyak 100 persen dari kebutuhan energi untuk menghidupi data center mereka. Pihal Apple sendiri akhirnya mendapat penilaian sangat baik dalam hal transparansi penggunaan energi untuk keperluan industri, komitmen baik dalam pembaruan energi ramah lingkungan, efisiensi energi dan mitigasi yang baik, serta teknologi penggunaan energi daur ulang yang sangat maksimal.

Sementara itu, di bawah Apple juga masih ada beberapa perusahaan raksasa lainnya, diantaranya adalah perusahaan raksasa penyedia layanan email, yakni Yahoo yang menggunakan energi ramah lingkungan sebesar 59 persen dan masih jauh dari Apple. Kemudian selanjutnya diikuti oleh Facebook yang menggunakan teknologi ramah lingkungan sebanyak 49 persen dan Google yang menggunakan 48 persen teknologi ramah lingkungan.

Seperti dilansir dalam laman situs Ubergizmo, pada Jumat (4/04/2014). Dari semua perusahaan besar tersebut, tercatat hanya Amazon saja yang dinyatakan sebagai perusahaan terburuk yang hanya menggunakan 15 persen sumber daya ramah lingkungan.

Di sisi lain, selain Amazon, perusahaan software Oracle juga dinyatakan sebagai perusahaan yang penggunaan batu bara sebagai sumber energi untuk menghidupi data center mereka, Oracle dilaporkan telah menggunakan batu bara untuk digunakan sebagai 44 persen kebutuhan energi data center mereka. Sedangkan untuk energi nuklir paling banyak digunakan perusahaan cloud storage SalesForce.

Apple-akan-Berusaha-untuk-Semakin-Terbuka-1

About Techno Freak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *