Aplikasi WhatsApp Haram

By on May 7, 2014
2. Aplikasi WhatsApp Haram 1

Jika saat ini Anda hidup di Iran, mungkin Anda sudah tidak akan bisa lagi mempergunakan aplikasi WhatsApp yang sangat terkenal itu. Pasalnya, di negara Iran, pemerintah dengan tegas melarang dan mengharamkan penggunaan WhatsApp untuk melakukan komunikasi sehari-hari. Pemerintah beralasan bahwa WhatsApp adalah milik orang Yahudi. Tentu saja pelarangan ini bukannya tanpa alasan, yang menjadi alasan utama adalah pemilik baru WhatsApp sekarang adalah orang Yahudi.

Seperti diketahui, WhatsApp beberapa bulan yang lalu telah dibeli oleh Facebook. Marc Zuckerberg telah membeli WhatsApp dengan harga yang sangat fantastis yaitu 19 miliar dollar Amerika. Pemerintah Iran menuding bahwa Marc Zuckerberg adalah orang Yahudi. Hal tersebut dibeberkan oleh kepala komite kejahatan internet Iran, Abdolsamad Khorramabadi. Ia menjelaskan bahwa pemilik Facebook dan WhatsApp adalah seorang zionis Amerika yang sangat dibenci di Iran.

Namun banyak pihak menduga bahwa alasan keturunan Yahudi yang  dituduhkan pada aplikasi WhatsApp bukanlah alasan utama, melainkan ketakutan pemerintah Iran akan kekuatan media sosial dalam melawan pemerintah. Selama ini pemerintah Iran sangat takut dengan media sosial. Bahkan sampai internetpun disaring dengan sangat ketat. Media sosial seperti Twitter dan Facebook tidak akan pernah bisa diakses di Iran dan kini WhatsApp mengalami hal yang sama.

aplikasi android, whatsapp, whatsapp haram, aplikasi komputer, aplikasi

Pemerintah Iran rupanya melihat bahwa media jejaring sosial adalah ancaman yang tidak bisa dibiarkan. Mereka takut bahwa para pihak yang beroposisi dengan pemerintah akan berusaha mengguliingkan pemerintah dengan kekuatan media sosial karena pemuda Iran bisa bertukar informasi dengan cepat. Hal  ini memang benar adanya karena sebelumnya pernah ada gerakan green movement.

Green movement adalah gerakan yang juga disebut sebagai Twitter Revolution yang berupa protes yang dilakukan warga Iran pada tahun 2009 melalui jejaring sosial Twitter yang menentang keputusan pemilu Iran yang memenangkan Mahmoud Ahmadinejad. Padahal sebenarnya mayoritas suara masyarakat iran lebih mendukung kandidat dari partai lain yaitu Hoosein Mousavi dan Mehdi Karroubi. Protes besar-besaran tersebut membuka mata betapa kekuatan media sosial sangat hebat dan tidak diprediksi.

Pihak Facebook dan WhatsApp sendiri belum mengeluarkan statement atas ulah yang dilakukan oleh pemerintah Iran dalam memblokir aplikasi WhatsApp. Hal ini dikarenakan Facebook, WhatsApp dan berbagai aplikasi media sosial kerap kali dituding sebagai penyebab berbagai hal dan mereka menjadi kambing hitamnya.

Saat ini WhatsApp adalah aplikasi chatting terbesar didunia karena  telah memiliki sekitar 500 juta pelanggan aktif. Jumlah tersebut terbilang fantastis karena aplikasi messaging dan chatting lain hanya memiliki pelanggan sejumlah beberapa ratus ribu sampai beberapa juta orang saja. WhatsApp saat ini melayani 700 juta foto setiap hari ditambah 100 juta video yang dikirimkan antar pengguna WhatsApp.

aplikasi android, whatsapp, whatsapp haram, aplikasi komputer, aplikasi

BACA JUGA:

Google Glass Siap Dipasarkan Secara Bebas

Trik Cerdas Memakai Ponsel Cerdas

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *