Tizen, Sistem Operasi Besutan Samsung

By on March 23, 2013
tizen-1

tizen-1

Saat ini tampaknya Android memang semakin merajai system operasi mobile. Bahkan menurut survey, nilai penjualan smartphone Android semakin meningkat dan mengalahkan dominasi iOS. Namun tampaknya Android akan memiliki pesaing baru. Menariknya lagi, sistem operasi pesaing Android ini datang dari salah satu vendor smartphone yang kini tengah merajai smartphone Android. Menurut informasi yang beredar, Samsung kini tengah mengembangkan smartphone yang akan ditenagai system operasi besutannya sendiri yang diberi nama Tizen. Bahkan tidak segan-segan, system operasi ini kabarnya dinilai akan menyaingi Android. Seperti yang diketahui, Samsung memang dikenal sebagai salah satu produsen smartphone yang lebih sering menggunakan Android sebagai system operasinya. Namun dengan kemunculan Tizen, bukan hal yang mustahil jika Samsung akan mulai lebih memfokuskan diri pada system operasi besutannya sendiri.

Kerjasama Samsung dengan Intel

Sama seperti Android, Tizen sebenarnya adalah sistrm operasi yang berbasis pada Linux. Dalam pengembangannya, Samsung bekerjasama dengan Intel. Sebenarnya Tizen ini juga merupakan pengembangan dari platform Meego yang dulu pernah dikembangkan oleh Nokia, Intel dan LiMo. Berdasarkan pernyataan yang disampaikan oleh Lee Young Hee, Executive Vice President Mobile Business Samsung, ponsel berbasis Tizen ini akan mulai hadir antara bulan Agustus hingga September. Ponsel ini nantinya akan muncul sebagai kategori smartphone high end. Melihat dari sisi ini saja bisa disimpulkan bahwa spesifikasi yang akan diusung oleh ponsel Tizen pastinya cukup tinggi. Fitur dari Tizen inipun pastinya juga tidak sembarangan. Bahkan menurut Lee Young Hee, handset ini diklaim sebagai produk terbaik dengan spesifikasi terbaik juga.

tizen-2

Sistem Operasi Pesaing Android

Jika dilihat dari prestasi yang telah diraih oleh Android, tentunya tidak mudah untuk mengalahkan dominasi system operasi ini begitu saja. Performa yang lebih baik harus menjadi satu hal unik yang mampu ditawarkan oleh system operasi yang ingin mengalahkan dominasi Android itu. Selain itu, pemasarannya juga harus dilakukan dengan strategi yang lebig cerdas dari apa yang telah dilakukan oleh Google. Jika memperhatikan hal tersebut, pastinya Tizen ini memiliki beberapa fitur yang unik dan tentunya berbeda dari system operasi pesaingnya. Namun upaya Samsung untuk mengembangkan system operasinya sendiri ini sebenarnya berawal dari kekhawatiran akan efek dari akuisisi Google terhadap Motorola. Berita ini sontak membuat banyak pihak berpendapat bahwa nantinya Google akan lebih mengutamakan perangkat Motorola sebagai perangkat akses Android terbaru.

Meski berita terkait dengan akuisisi Google terhadap Motorola telah dibantah oleh Google, masih ada beberapa pihak yang masih mengkhawatirkan rumor tersebut. Jika rumor tersebut menjadi kenyataan, tentunya banyak produsen smartphone Android yang akan merasa terancam. Dan salah satu vendor yang merasa kekhawatiran itu adalah Samsung. Untuk mempersiapkan diri dari kemungkinan terburuk, Samsung akhirnya melanjutkan pengembangan dari system operasi Meego yang kini diberi nama Tizen.

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *