Nokia Merasa Frustasi Akibat Lambatnya Perkembangan Sistem Operasi Windows Phone

By on July 30, 2013
Nokia-Merasa-Frustasi-Akibat-Lambatnya-Perkembangan-Sistem-Operasi-Windows-Phone-1

Microsoft, perusahaan yang menciptakan sistem operasi smartphone, Windows Phone, memang sedang merencanakan perbaikan dan penambahan untuk sistem operasi smartphonennya di tahun ini dengan rencana mengeluarkan paket yang lebih besar di tahun 2014. Namun, salah satu perusahaan smartphone yang paling banyak menggunakan jasa sistem operasi Microsoft tersebut, Nokia, merasa frustasi akibat lambatnya perkembangan sistem operasi tersebut.

Pernyataan ini disampaikan oleh perwakilan petinggi pengembangan aplikasi di Nokia, Bryan Biniak. Ia mengatakan perusahaannya sedang mencoba mengebangkan budaya berfikir ke Microsoft bahwa waktu adalah hal yang penting. Sejak hadirnya Windows Phone 8 pada bulan November lalu, Nokia sudah meluncurkan berbagai smartphone ke pasaran.

Namun karena minimnya aplikasi dan perbaruan perangkat lunak membuat produk-produk yang diluncurkannya memiliki titik lemah. Bryan mengatakab bahwa perusahaanya meluncurkan banyak produk-produk baru dalam beberapa waktu belakangan, tetapi jika ada sebuah aplikasi yang diinginkan oleh seorang konsumen namun tidak ada di produknya maka ia kehilangan peluang untuk mendapatkan konsumen baru.

Nokia-Merasa-Frustasi-Akibat-Lambatnya-Perkembangan-Sistem-Operasi-Windows-Phone-2

Bryan mengatakan bahwa Microsoft hanya memikirkan bujet yang dimilikinya dan target akhir tahunnya saja, hal-hal tersebut tidak menguntungkan Nokia yang ingin menjual produk-produknya. Lebih lanjut, petinggi Nokia ini mengungkapkan bahwa smartphone bukan sekedar perangkat kerasnya saja, karena masih ada alat-alat (software & aplikasi) yang terpasang di perangkat keras tersebut. Anda tidak bisa menjual smartphone tanpa aplikas-aplikasi yang ada di dalamnya.

Oleh karena itu, untuk membuat seseorang memilih membeli produknya Bryan menginginkan sebuah alasan yang bagus. Ia mengungkapkan bahwa untuk membuat seseorang pindah ke produknya, ia perlu memastikan bahwa aplikasi yang diinginkan konsumen ada di smartphonennya. Ia juga menginginkan bahwa aplikasi yang dimilikinya lebih baik dari yang lain, karena ia ingin para pengguna smartphonennya memiliki pengalaman yang unik yang tidak dapat ditemukan di smartphone lain.

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *