Menengok Lebih Dekat Teknologi Google Glass

By on April 13, 2013
gg-1

gg-1

Teknologi komputer telah berkembang sedemikian pesat dengan menghasilkan berbagai inovasi dan produk baru. Pada dasarnya, teknologi dan inovasi diciptakan untuk memberikan solusi bagi berbagai masalah dan kesulitan manusia. Salah satunya adalah membuat produk dengan tingkat atau nilai kepraktisan yang tinggi. Trend untuk membuat ukuran komputer atau gadget yang semakin kecil demi nilai kepraktisan sepertinya tidak pernah surut. Salah satunya adalah penciptaan komputer yang dapat dipakai. Google menjadi pelopor di bidang ini dengan menciptakan Google Glass, ini adalah computer yang dikenakan seperti halnya sebuah kacamata. Kacamata ini berfungsi sebagai layar monitor yang dipakai di kepala dan dikembangkan untuk menciptakan semacam smartphone dengan sistem hands free.

Sejarah Penciptaan Google Glass

Google Glass dikembangkan oleh Google X Lab yang juga tengah mengerjakan desain untuk membuat mobil tanpa pengendara, sebuah proyek ambisius lain dari Google. Pemilihan kacamata sebagai pondasi dalam menciptakan gadget hands free oleh Google sepertinya berasal dari pertimbangan bahwa kacamata memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi layar monitor sederhana bagi komputer kecil ataupun smartphone.

Prototipe dari Google Glass mulai dikenalkan dan dites pada bulan April tahun lalu, salah satu pemunculan kacamata ini di depan khalayak umum adalah ketika Sergey Brin mengenakan Google Glass pada acara Foundation Fighting Blindness di San Francisco pada 15 April 2012. Setelah itu, Google Glass juga muncul pada acara The Gavin Newsom Show. Saat ini, pihak Google masih mengembangkan prototipe yang dapat digunakan bersama dengan kacamata baca agar memudahkan lebih banyak kalangan untuk dapat menggunakan Google Glass.

gg-2

Spesifikasi Teknis Google Glass

Pada dasarnya, Google Glass menggunakan layar prisma kecil yang diletakkan tepat di depan mata seperti halnya mengenakan kacamata sebagai pengganti layar monitor komputer atau smartphone. Google Glass juga dilengkapi dengan kamera, mikrofon serta GPS. Selain itu juga dikembangkan teknologi bone induction guna memberikan solusi bagi masalah audio output yang sederhana bagi pengguna kacamata ini. Google Glass didesain untuk menerima perintah melalui audio atau perkataan sebagai pengganti papan kunci pada kebanyakan perangkat komputer ataupun telepon genggam.

Google Glass menggunakan Glass Explorer Program agar dapat beroperasi, program ini akan menerima sinyal dan menyalurkan aliran data dengan menggunakan Wi–Fi ataupun Bluetooth agar dapat terhubung dengan gadget berbasis Android ataupun iPhone dengan iOS. Google Glass juga dilengkapi dengan kemampuan merekam gambar dan juga video dengan kualitas hingga 720p HD. Aplikasi–aplikasi populer dari Googler seperti Google Now dan Google Maps juga dibuat menjadi bagian dari paket terintegrasi untuk Google Glass. Salah satu pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan adalah membuat program untuk mendeteksi dan merespon perintah suara bagi kacamata masa depan ini.

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *