Menengok Aspek Desain dan Spesifikasi Nikon Coolpix P330

By on April 12, 2013
nikondsc06370-1

nikondsc06370-1

Nikon merupakan salah satu pemimpin pasar kamera digital saat ini; ada banyak kamera dengan berbagai spesifikasi yang dikeluarkan oleh pabrikan ini guna memenuhi permintaan pasar profesional maupun pengguna biasa. Keluarnya Nikon Coolpix P330 menjadikan kamera ini sebagai salah satu keluaran Nikon yang memberikan fitur lebih bagi kamera untuk penggunan non profesional. Dengan sensor yang lebih besar serta kemampuan pembesaran yang juga lebih besar; pengguna kamera ini akan mendapatkan kemudahan untuk menghasilkan gambar dengan kualitas yang baik serta dimanjakan dengan angka pembesaran yang istimewa.

Spesifikasi Desain Nikon Coolpix P330

Nikon Coolpix P330 memiliki dimensi yang kurangl ebih serupa dengan P310 yang memiliki ukuran cukup kecil sebagai kamera saku. Dengan penambahan lensa 24 – 120mm f/1.8 – 5.6 sepertinya tidak begitu mempengaruhi dimensi atau ukuran dari Nikon Coolpix P330 sebagai kamera yang praktis dibawa dan dioperasikan. Meskipun begitu; Nikon Coolpix P330 tetap terlihat sedikit lebih berisi dibandingkan dengan generasi kamera saku Nikon yang lain. Tetapi esain yang rapi dan sederhana namun fungsional juga memberikan banyak nilai lebih pada kamera ini. Penggunaan panel kontrol putar di bagian atas serta panel navigasi d-pad pada sisi belakang kamera membuat pemegang kamera ini terasa seperti tengah menggunakan sebuah kamera DSLR.

Salah satu kelemahan dari kamera ini terletak pada respon pengaturan ketika memencet tombol menu; terdapat delay yang cukup terasa antara tombol yang ditekan dengan perubahan tampilan pada layar yang mungkin membuat pengguna merasa kurang nyaman. Anda yang terbiasa menggunakan kamera dengan respon yang cepat akan sangat merasakan lambatnya respon menu dan tampilan dari Nikon Coolpix P330.

nikondsc06370-2

Aspek Teknis Nikon Coolpix P330

Lambatnya respon panel menu sepertinya juga diikuti dengan lambatnya beberapa fitur lain di kamera Nikon Coolpix P330 ini; jarak atau rentang waktu dari satu tangkapan gambar ke tangkapan berikutnya memerlukan jeda yang cukup lama karena ketika kartu memori sedang dalam proses ditulis, maka kamera tidak dapat difungsikan untuk menangkap gambar. Untuk menyimpan gambar berukuran besar dalam format RAW; perlu waktu hingga 8 detik untuk menunggu buffer kosong setelah gambar yang tertangkap oleh sensor ditransfer ke kartu memori. Pengguna kamera yang hanya menggunakan format gambar JPEG mungkin tidak akan mengalami masalah waktu jeda yang panjang karena ukuran gambar yang cukup kecil sehingga proses transfer dari buffer ke kartu memori juga lebih singkat. Salah satu fungsi lain yang sedikit lambat adalah fungsi auto fokus; hal ini dapat mengurangi kecepatan mengeksekusi momen dan juga membuat pengguna kurang nyaman dalam merekam gambar. Meskipun begitu; kelemahan ini sedikit tertutupi dengan pilihan autofokus sebanyak 99 titik dan termasuk juga fungsi pelacakan obyek atau target foto.

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *