Samsung Produksi Tizen Untuk Saingi Android dan iOS

By on May 12, 2014
13523311129577620X310780x390

Selama ini kita mengenal Samsung sebagai gudang dari smartphone yang menggunakan platform Android dalam setiap produknya. Dari mulai lini smartphone sampai tablet masih didominasi oleh Android yang merupakan  sistem Operasi milik Android, maka tidak heran jika Samsung dan Android ini dipandang sebagai paket lengkap smartphone modern.

Tapi sepertinya ungkapan tersebut akan segera terbantahkan, karena menurut kabar terbaru Samsung telah mengembangkan sistem operasi mobile-nya sendiri bersama para konsorsiumnya. Sebuah sistem operasi yang diberi nama Tizen tersebut kabarnya sebentar lagi akan segera dirilis oleh Samsung untuk bersaing dengan iOS dan Android yang selama ini setia mendamping smartphone Samsung.

Menurut sumber dari The Wall Street Journal, kabar terbaru mengatakan bahwa Samsung akan segera merilis smartphone Tizen pertamanya bukan isapan jempol saja, bahkan kabarnya Samsung telah membidik Rusia dan India sebagai tujuan pertama perilisan smartphone samsung Non-Android. Alasannya sederhana, pihak Samsung ingin menghindari kompetisi langsung dengan saingannya sekarang, yakni Apple dan juga Android.

Seorang sumber mengatakan bahwa Smartphone Tizen pertama Samsung ini akan segera diluncurkan di sebuah acara di Moskow Rusia, setelah itu akan segera menyusul India dan mungkin akan langsung menuju ke beberapa negara lainnya. Masih menurut sumber tersebut, acara peluncuran smartphone Tizen tersebut sebenarnya tidak begitu berbeda dari peluncuran Smartphone-smartphone Samsung lainnya, termasuk yang berisi sistem operasi Android.

Selain itu, kabarnya waktu peluncuran smartphone Tizen juga diselenggarakan bersamaan dengan acara konferensi para developer Tizen yang akan diselenggarakan di San Francisco Amerika Serikat. Pihak Samsung sendiri mengembangkan Tizen bersama sejumlah rekanan, dan dalam hal ini termasuk Intel, dengan tujuannya utama untuk membuat sistem operasi yang bisa bersaing dengan iOS dan Android atau bahkan Windows Phone.

Meskipun Samsung memiliki banyak seklai portfolio smartphone Android dan bahkan sudah disebut paketan Android, tapi Samsung tidak bisa bergerak bebas untuk menentukan seperti apa smartphone yang diinginkannya tersebut. Hal ini karena Google sendiri mengatur penggunaan sistem operasi Android mereka, dan termasuk ketika menggunakan aplikasi-aplikasi apa saja yang harus dipasang dalam smartphone Android.

Strategi pertama Samsung dengan Tizen adalah sebisa mungkin menghindari persaingan langsung dengan Google dan Apple di pasar-pasar besar, seperti Amerika, Eropa dan Asia. Untuk itulah akhirnya Samsung akan lebih berkonsentrasi di negara berkembang saja, dalam hal ini termasuk Rusia dan India, bahkan sebagian wilayah afrika.

Kabarnya di wilayah tersebut Samsung mengklaim bahwa mereka memiliki basis yang kuat di pasar smartphone. Bukan Cuma itu saja, Samsung juga mengklaim bahwa penduduknya tidak akan memiliki preferensi terhadap suatu sistem operasi tertentu, karena mereka sudah dianggap loyal dengan brand Samsung itu sendiri.

samsung-diduga-pengaruhi-media-agar-namanya-tetap-bagus

About Techno Freak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *