Rencana Perangkat Terbaru BlackBerry Setelah Mengakusisi Encription

By on March 4, 2016
John Chen, chief executive officer of BlackBerry Ltd., displays the new Passport smartphone during a product announcement in Toronto, Ontario, Canada, on Wednesday, Sept. 24, 2014. The square-screened Passport is BlackBerry's first major new device slated for a global introduction since Chen set out in November to turn around the company by shifting away from the consumer market toward business and professional users. Photographer: Hannah Yoon/Bloomberg via Getty Images

Apa kabar BlackBerry saat ini? Setelah meluncurkan perangkat terbaru mereka, kini BlackBerry dikabarkan tengah melakukan proses akusisi. Tidak tanggung-tanggung, BlackBerry melakukan akusisi sebuah perusahaan konsultan keamanan siber.

Perusahaan tersebut adalah perusahaan asal Inggris yang bernama Encription. Apa sebenarnya rencana BlackBerry dengan melakukan aksi akusisi ini? Ditengarahi, BlackBerry ingin semakin memusatkan perusahaannya pada layanan bisnis dengan basis software.

Setelah proses akusisi ini berlangsung, maka profesional yang ada di Encription akan langsung bergabung dengan BlackBerry. Tidak diketahui berapa nilai akusisi yang diberikan oleh pihak BlackBerry kepada Encription.

Di sisi lain, pihak BlackBerry mengungkapkan rasa gembiranya setelah berhasil melakukan akusisi. Hal ini diakui oleh Head of Corporate Development BlackBerry. Ditambahkan oleh pihak BlackBerry kegembiraan ini lantaran pihaknya dan pihak Encription bisa saling melengkapi satu sama lain.

Selain itu, akusisi ini juga sangat bagus untuk portofolio perusahaan masing-masing. BlackBerry juga menyatakan bahwa tidak ada yang spesial dari akusisi ini karena memang sudah biasa dalam bisnis khususnya untuk perusahaan yang ingin mengembangkan diri.

Dengan tercapainya rencana akusisi ini, bisa saja nantinya BlackBerry mampu menjual perangkat terbaru khususnya perangkat keamanan. Setelah itu, BlackBerry juga bisa menambah layanan lain. Layanan tersebut diantaranya layanan konsultasi dan penawaran perangkat baru untuk klien.

Karena BlackBerry mengakusisi perusahaan pengamanan, maka konsultasi bisa berupa pengamanan sistem ataupun penawaran perangkat terbaru untuk mengidentifikasi ancaman atau bahaya siber. Sebenarnya, langkah seperti ini bukan pertama kalinya dilakukan oleh perusahaan asal Kanada ini.

Tahun 2015 lalu, BlackBerry juga melakukan langkah akusisi pada perusahaan software bernama Good Technology. Nilai akusisinya mencapai $425. Belum lagi kabar yang menyebutkan bahwa perusahaan ini juga akan membeli AtHoc, sebuah perusahaan penyedia jaringan komunikasi.

Diharapkan, dengan melakukan beberapa akusisi untuk bidang sejenis tersebut, ke depan BlackBerry mampu meningkatkan pendapatan melalui layanan dan software yang mereka tawarkan. Pasalnya, pendapatan dari smartphone terbaru mereka ternyata juga tidak terlalu memuaskan bahkan cenderung menurun.

Masih belum diketahui apakah akusisi-akusisi tersebut akan memberikan dampak yang signifikan bagi BlackBerry? Jika dilihat, BlackBerry memang membidik pasar yang potensial yaitu sistem keamanan untuk teknologi, komunikasi bisnis, dan kenyamanan penggunaan perangkat teknologi.

Jika berhasil, tentu BlackBerry akan mampu meningkatkan pendapatan. Bayangkan saja, hampir semua orang di dunia membutuhkan  layanan semacam itu khususnya pihak korporasi. Tentu saja Anda ingin bisnis yang sudah berbasis teknologi ini aman, bukan?

Menurut Anda, bagaimana jika BlackBerry benar-benar merilis perangkat terbaru mereka yang berkaitan dengan layanan keamanan siber? Semoga saja manufer yang dilakukan BlackBerry kali ini benar-benar berhasil untuk mengangkat popularitas mereka sekaligus mendapatkan penghasilan yang signifikan di tahun 2016 ini. Tentu Anda patut menanti kelanjutan dari rencana BlackBerry ini.

Perangkat Terbaru BlackBerry

About Melisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *