Powered by Android akan Nongkrong di Smartphone Android

By on March 29, 2014
Android_by_fetuscakemix

Harus diakui, Google memang sangat mendominasi pasar smartphone dengan sistem operasi Android-nya. Tapi, selama ini justru konsumen lebih mengenal merek vendor pembuat smartphone, bukan sistem operasi dari ponsel cerdasnya. Karena itu, belakangan ini Google telah berencana untuk lebih mempopulerkan merek Android di semua perangkat yang mengusungnya.

Dalam hal branding dan pemasaran, tentu saja persaingan di sistem operasi mobile ini memang sedikit berbeda jika dibanding PC desktop pada umumnya. Jika pengguna ditanya sistem operasi apa yang mereka gunakan, maka kebanyakan mereka akan menjawab Mac OS, Windows atau bahkan Linux.

Sementara untuk di segmen mobile, kebanyakan pengguna perangkat Apple ditanya tentang sistem operasi apa yang mereka gunakan, maka beberapa akan menjawab iOS, tapi sayangnya lebih banyak yang mengatakannya sebagai iPhone atau iPad saja.

Hal yang hampir sama terjadi dengan Android. Meskipun sistem operasi ini paling banyak digunakan oleh vendor ponsel pintar, konsumen maish lebih sering menyebut merek yang diusung vendor. Seperti Samsung dengan Galaxy S5, LG, Sony atau HTC One. Semua terjadi karena menurut vendor, Google telah mengizinkan para vendor membuat antarmuka mereka sendiri di smartphone Android-nya, misalnya TouchWiz dalam Samsung atau Sense dalam HTC One.

Unutk mengatasi itu semua, seperti diberitakan oleh situs Geek.com pada 26 maret 2014 kemarin, pihak Google sendiri kabarnya telah meminta agar para vendor smartphone mencantumkan logo khusus Powered by Android di berbagai perangkat robot hijau yang diproduksi oleh mereka. Hal tersebut dilakukan untuk menghilangkan kebingungan di tengah pengguna ponsel pintar, sebab Android memang memiliki banyak rekanan berbeda dan juga antarmukanya unik di tiap merek yang ditawarkan.

Pihak dari Google maupun vendor seperti HTC dan juga Samsung memang belum memberikan konfirmasinya atas berita tersebut. Tapi permintaan Google tersebut nampaknya benar  dan perlu di perhitungkan, sebab jika melihat HTC One M8 ataupun Samsung Galaxy S5 yang baru diluncurkan kemarin, keduanya sudah mengusung tulisan Powered by Android di layar pembuka gadget mereka ketika star up.

Kemunculan logo Android di semua perangkat yang mengusung sistem operasi Google ini kembali mengingatkan kita akan brading yang dilakukan produsen chip Intel pada beberapa waktu yang lalu. Pada saat itu, semua PC dekstop atau laptop yang menggunakan prosesor buatan Intel diwajibkan untuk dipasangi logo Intel Inside di perangkatnya ketika star up.

Lantas, apa keuntungan Google memasang brand Android tersebut? Yang pasti mereka mempunyai strategi dan perhitungan tersenidri untuk itu, minimalnya hal tersebut bisa mengurangi kebingungan di tengah-tengah pengguna, apakah ponsel mereka menggunakan siistem operasi Android, Windows Phone atau iOS. Karena kita tahu, bahwa tidak semua pengguna ponsel cerdas melek terknologi

 Android logo_0

About Techno Freak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *