Nokia Stop Ponsel Beralih ke Smart Car

By on May 9, 2014
2. Nokia Stop Ponsel Beralih ke Smart Car 1

Nokia rupanya tidak akan lagi memproduksi smartphone dan akan beralih ke Smart Car. Prediksi tentang hal ini semakin menjadi kenyataan karena sudah ada gosip dari dalam tubuh Nokia sendiri bahwa Nokia Stop Ponsel dan akan beralih pada bisnis lain. Produsen ponsel asal Finlandia yang dulu pernah sangat berjaya dengan ponsel-ponsel kelas bawah dan menengah, kini sudah mulai redup. Hal ini diperparah dengan akusisi yang dilakukan oleh Microsoft terhadap pabrikan ponsel Nokia ini.

Cerita awal, Microsoft berniat menjadikan Nokia sebagai hardware department dari perusahaan software terbesar didunia ini.  Menurut prediksi para ahli, microsoft berniat menjadikan Nokia sebagai pusat produksi ponsel dengan OS Windows Phone produksi Microsoft, namun setelah meluncurkan beberapa ponsel dengan OS Windows Phone, kelihatannya Microsoft dan CEO baru Nokia mempunyai pemikiran lain yang lebih maju untuk mengantisipasi tren masa depan, yaitu bisnis mobil pintar.

Perusahaan Nokia Stop Ponsel dari perusahaan mereka dan menyiapkan dana tak kurang dari $100 juta untuk mengembangkan teknologi mobil pintar yang diprediksi akan menjadi tren dimasa depan. Nokia dan Microsoft belajar dari perkembangan ponsel biasa menjadi smartphone dan mereka memprediksi bahwa teknologi mobil pasti juga akan berubah menjadi lebih baik dan pebih modern. Nokia memprediksi bahwa mobil pintar akan menjadi tren dan platform baru di masa depan.

Dengan prediksi tersebut maka Nokia memutuskan untuk tidak membuat ponsel lagi dan mengalihkan teknologi yang mereka punya untuk mengembangkan berbagai aplikasi mobil pintar. Keputusan Nokia stop ponsel ini memang belum fixed, namun dipastikan akan segera dijalankan Nokia dalam waktu dekat ini, apalagi Nokia telah mempunyai divisi Navteq yang bertugas menyediakan teknologi perpetaan dan navigasi kendaraan pada ponsel Nokia dahulu.

Divisi teknologi lain yang juga dimiliki oleh Nokia adalah teknologi Here Maps. Teknologi ini menyediakan fitur perpetaan pada perangkat ponsel cerdas serta tablet yang telah mempergunakan Windows Phone, seperti pada Nokia Lumia. Kedua divisi ini dipandang sangat potensial bagi masa depan Nokia jika memang Nokia hendal beralih pada bisnis mobil cerdas. Pada dasarnya Nokia ingin membekali mobil-mobil masa depan dengan teknologi yang terkoneksi dengan internet sehingga pengemudi dan juga penumpang selalu memiliki pilhan lebih dan kenyamanan yang maksimal saat berkendara.

Selain itu fitur mobil cerdas yang terkoneksi internet diharapkan bisa meningkatkan fitur keselamatan dan keamanan berkendara. Selain itu bisa juga menjadi proteksi keamanan bagi mobil itu sendiri, seperti fitur pelacakan otomatis saat mobil tersebut dicuri atau hilang. Dengan investasi awal $ 100 juta tersebut maka Nokia berharap bahwa divisi bisnis mereka akan berjalan baik dan memberikan manfaat  yang sebesar-besarnya kepada masyarakat pengguna kendaraan mobil.

nokia, harga nokia, smart car, windows phone, gadget

BACA JUGA:

Ponsel OPPO Find 7 – Ponsel Dengan Sejuta Kelebihan

5 Keunggulan Nokia Asha 306

About

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *